Kembali Beraktivitas, Perajin Tasbih Kaukah Kebanjiran Order

Martapura, KP – Setelah beberapa bulan sempat diliburkan karena tidak ada pesanan akibat pandemi Covid-19, kini perajin tasbih dan aksesoris dari “kayu kaukah” mulai kembali beraktivitas.

Hal tersebut terlihat di salah satu rumah produksi di Jalan Antasan Pasar Papan Martapura.

Para perajin sudah disibukan dengan berbagai pesanan, baik dari pembeli lokal atau untuk grosiran yang dikirim ke berbagai daerah di pulau Jawa, seperti Surabaya, Jakarta dan daerah-daerah yang menjadi tempat tujuan wisata religi, khususnya ziarah ke makam Wali Songo.

Fitri, salah seorang karyawan di tempat kerajinan Kaukah menjelaskan, semenjak pandemi Covid-19 melanda, usaha kerajinan kaukah tempatnya bekerja sempat diliburkan beberapa waktu karena tidak adanya pesanan, khususnya dalam jumlah banyak dari Pulau Jawa.

Berita Lainnya
1 dari 412

“Karena disana tempat-tempat wisata ditutup, padahal kerajinan kaukah dijadikan sebagai souvenir atau buah tangan, terlebih lagi ditiadakannya umrah dan haji oleh pemerintah Arab Saudi, karena produk kerajinan kita juga dipasarkan di Tanah Suci Mekkah dan Madinah,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sudah beberapa bulan ini tempatnya bekerja sudah mulai beraktifias, baik bagian produksi maupun unit pemasaran seiring dengan berubahnya status Kabupaten Banjar dari zona merah menjadi kuning.

“Dan orderan pun sudah mulai berdatangan, walau untuk bagian produksi masih belum sepenuhnya, karena masih menghabiskan sisa stok bahan,” tandasnya.

Dia pun berharap pandemi ini segera berlalu dan normal seperti sedia kala. Pihaknya juga sebagai pekerja dalam beraktifitas tetap menerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Sebagai ikhtiar, kami juga sebisa mungkin mengimbau kepada pembeli yang datang agar memakai masker dan cuci tangan,” pungkasnya. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya