Dewan Apresiasi Sekolah Tatap Muka

anjarmasin, KP – DPRD Kita Banjarmasin menyatakan, mengapresiasi dan tidak mempermasalahkan, jika Pemko membuka pembelajaran tatap muka langsung di sekolah yang akan diterapkan secara merata mulai awal Januari 2021 tahun depan.

Masalahnya, karena proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui sistem daring saat ini dinilai banyak kelemahan dan tidak efektif lantaran selain siswa harus membeli kuota internet, siswa tidak sepenuhnya mampu mengikuti pembelajaran dengan baik.

Selain itu kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin. Norlatifah, tidak ada interaksi secara langsung antara guru dan murid, yang mengakibatkan sulitnya menjalankan tugas yang harus dikerjakan.

Harus diakui ujarnya pembelajaran dengan sistem daring kurang optimal dibandingkan belajar di sekolah dengan tatap muka langsung antara guru dan siswa.

“Untuk itu setelah sekitar sembilan bulan pembelajaran secara tatap muka di sekolah ditiadakan akibat wabah virus corona (Covid-19) sudah saatnya dibuka kembali. Ini agar para siswa bisa maksimal dalam mengikuti pembelajaran di sekolah, ” katanya kepada {KP} Senin (23/11/2020).

Berita Lainnya
1 dari 3.577

Meski demikian, untuk mencegah penyebaran covid-19, Ketua Komisi diantaranya membidangi pendidikan ini selama pembelajaran tatap muka pihak sekolah tetap memperhatikan dan melaksanakan protokoler kesehatan secara ketat.

Seperti kata Noorlatifah yang akrap disapa Lala ini, menjaga jarak antar siswa, memakai masker serta pengaturan sistem shif minimal 50 persen dari jumlah siswa saat mengikuti pembelajaran di ruang kelas.

Tak kalah penting lanjut Noorlatifah, perlunya dibuatkan regulasi atau payung hukum minimal dalam bentuk Peraturan Walikota (Perwali) terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut.

Ia optimis, Pemko Banjarmasin melalui regulasi yang dikeluarkan akan sanggup melaksanakan ketentuan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

” Mengingat sebelumnya mulai pertengahan November bulan ini, pihak Dinas Pendidikan sudah melaksanakan uji coba terkait pembelajaran tatap muka langsung pada empat SMPN dan dari pantauan kami di lapangan ternyata berjalan dengan baik, ” katanya. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya