DKBP3A Gelar FGD Percepatan Penurunan Angka Perkawinan Usia Anak

Batulicin, KP – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKBP3A) menggelar Fokus Group Diskusi (FGD) Percepatan Penurunan Angka Perkawinan Usia Anak. 

FGD yang menghadirkan lintas Agama serta lintas sektoral tersebut di buka Bupati Tanah Bumbu melalui Asisten Pemerintahan Hj Mariani, Rabu 18/11/2002 di ruang rapat Kantor Bupati.

Mariani mengatakan, berdasarkan data yang ada ditahun 2020 ini, permohonan dispensasi kawin untuk anak dibawah umur 19 tahun meningkat.

terbukti dari laporan LBH Sipaktuo di Batulicin telah meminta permohonan konseling ke Dinas KBP3A yaitu kebutuhan permintaan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama.

Berita Lainnya
1 dari 341

“Sementara Dinas KBP3A telah menerbitkan berita acara konseling, sebanyak kurang lebih 10 berita acara konseling calon pengantin anak,” ujarnya.

Dia menambahkan, akibat perkawinan pada usia anak sangat berdampak negatif, baik dari segi kesehatan, pendidikan dan pengasuhan terhadap anak yang menghambat peningkatan kualitas keluarga.

“kami sangat berharap komitmen kita semua, terkhusus kepada para peserta FGD untuk mengambil langkah langkah yang diperlukan sesuai tugas fungsi dan kewenangan masing masing secara terkoordinasi dalam rangka melakukan pencegahan perkawinan pada usia anak,” paparnya.

Menurutnya, anak adalah investasi dimasa yang akan datang, maka menjadi kewajiban bersama dalam memberikan jaminan atas pemenuhan hak dan perlindungan kepada anak.

“Kedepan anak anak kita di daerah ini dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, disertai kemampuan emosional, sosial dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi sebagai modal dasar pembangunan di daerah ini,” tutupnya. (rel/han)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya