BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama memastikan siswa baru di SDN Teluk Dalam Banjarmasin 10 tidak akan sendirian belajar di kelas.
Mengingat sebelumnya, hanya ada satu orang saja yang mendaftar. Meski sudah diperpanjang masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 ini.
Ryan mengungkapkan, SDN Teluk Dalam 10 dan SDN Teluk Dalam 9 sudah dalam pengusulan untuk dilakukan regrouping.
“Prosesnya SK (Surat Keputusan) sudah hampir selesai karena lokasinya berdekatan. Nanti saya cek lagi apa sudah ditandatangani,” kata Ryan, Selasa (4/8/2026).
Lebih lanjut, Ryan menjelaskan secara kelembagaan kedua sekolah tersebut akan bergabung. Sedangkan teknis pelaksanaanya nanti secara bertahap.
Sementara bangunan sekolah yang kosong nanti akan dilihat lagi untuk difungsikan apa. Tentunya sesuaikan dengan kebutuhannya nanti.
“Mungkin bisa dibangun yang lain atau keperluan lain. Entah nanti forum belajar mengajar atau apa,” ujarnya.
Tidak hanya SDN Teluk Dalam 10 dan 9 saja, regrouping juga dilakukan terhadap SDN Pengambangan 8, 9 dan 10 yang saat ini sudah berjalan.
SDN Pengambangan 10 sendiri dinilai sudah rusak berat dan jumlah siswanya sedikit. Alasan serupa juga terjadi pada SDN Pengambangan 9 hingga usulan regrouping dilakukan.
“Jadi tiga sekolah ini dijadikan satu di SDN Pengambangan 8,” tuturnya.
Kemudian di tahun depan, rencana regrouping akan menyasar SDN Mawar 4, 6 dan 8. Dimana SDN Mawar 8 dipilih menjadi titik pengabungan tesebut.
“Mawar 6 dan 4 itu posisinya berseberangan dan fasilitas tidak punya. Sedangkan SDN Mawar 8 ada lahan dan letaknya strategis,” pungkasnya. (ham/KPO-4)















