Kurang Dikunjungi Wisatawan
Warga Kampung Hijau Sampaikan Keluhan ke Anggota Dewan

Banjarmasin, KP – Sejumlah anggota DPRD Kota Banjarmasin meminta, agar pihak Pemko terus mengembangkan objek wisata perkampungan. Seperti kampung hijau di pinggiran sungai Martapura, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur.

” Kita sangat mengapresiasi program Pemko Banjarmasin dengan membenahi sejumlah perkampungan untuk menarik wisatawan di daerah. Namun terkesan masih seadanya sehingga perlu untuk lebih ditingkatkan, ” kata sejumlah anggota DPRD Banjarmasin

Sebagaimana dikemukakan, Noorlatifah dan Zainal A Husmi saat bersama anggota dewan dari daerah pemilihan Kecamatan Banjarmasin Timur melaksanakan kegiatan reses, Senin (2/11/2020).

Kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat yang berlangsung dari tanggal 31 Oktober hingga 2 November 2020 itu dengan mengambil tempat aula Kantor Kecamatan Banjarmasin Timur.

Menurut Norlatifah anggota dewan dari Frakasi Partai Gollkar menjelaskan, selama kegiatan reses salah satu asiprasi disampaikan warga adalah terkait objek wisata kepung hijau.

“Dari aspirasi disampaikan warga minta agar sarana prasarana di sana lebih dibenahi, seperti pintu gerbang , jalan darat dan jembatan titian di lokasi itu dilakukan perbaikan,” paparnya.

Menurut Lala panggilan akrab Norlatifah, aspirasi disampaikan warga itu sangat wajar agar para wisatawan lebih mudah ke sana, hingga perekonomian warganya bisa bergerak maju.

Berita Lainnya
1 dari 1.859

“Apalagi kampung hijau kini banyak usaha kecil untuk wisatawan, seperti kuliner dan berbagai kerajinan khas Banjar lainnya, ” paparnya.

Dia mengakui, sebelumnya objek wisata di sana sudah dibantu Pemko Banjarmasin , seperti pembuatan dermaga untuk menunjang wisatawan yang berkunjung lewat transportasi sungai hingga pengecatan kampung tersebut.

Namun lanjut Lala, jumlah kunjungan wisata masih belum sesuai harapan,sehingga penataannya harus lebih dimaksimalkan lagi untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke kampung yang berada di tepian Sungai Martapura tersebut.

“Pemko harus kreatif lagi untuk memajukan objek wisata di perkampungan ini, supaya kelihatan lebih unik, menarik dan patut dikunjungi wisatawan baik lokal hingga internasional,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Zainal A Husni. Menurut anggota dewan dari F-PKB ini juga mengakui dari aspirasi disampaikan warga salah satunya soal objek wisata Kampung Hijau.” Warga mengeluhkan karena kurangnya kunjungan wisata di kampung itu, ” ujarnya.

Zainal A Husni mencotohkan, dari wisata susur sungai saja, kelotok yang membawa wisatawan jarang sekali untuk singgah ke Kampung Hijau.

Padahal ucap dia, warga berharap besar kampung mereka di singgahi wisatawan, karena di objek wisata itu tersedia berbagai kulinernya, khas Banjar.

Menurut dia, Banjarmasin harus menggali betul potensi wisata berbasis perkampungan ini, sehingga perekonomian warga bisa kembali bergerak yang sempat terpuruk akibat dampak pandemi virus corona (Covid-19). (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya