Portina harapkan balogo Diakui di ajang nasional

BANJARMASIN, KP – Perkumpulan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Kalimantan Selatan yang baru saja terbentuk, berharap olahraga Balogo bisa menjadi salah satu olahraga tradisional yang diakui di ajang nasional.

Balogo merupakan salah satu jenis permainan tradisional khas Banua. Nama Balogo diambil dari kata logo, karena permainan itu menggunakan logo, yang dibuat dari tempurung kelapa yang sudah tua.

Ketua Portina Kalsel, Agus Pebrianto mengatakan balogo ini ibaratnya mirip olahraga biliar, namun dimainkan baik secara beregu maupun perorangan. Jumlah pemain terdiri atas dua hingga lima orang.

“Jadi kami sangat berharap sekali balogo bisa ikut diperlombakan di ajang nasional,” kata Agus usai Rakor dan Pelantikan Pengurus Portina Kalsel di Hotel Tree Park Banjarmasin Selasa (24/11/2020) pagi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalsel, H Hermansyah menyambut gembira adanya keinginan untuk menjadikan balogo sebagai olahrqaga tradisional banua yang masuk dalam daftar tingkat nasional.

Menurut Hermansyah yang didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora, HM Nasir dan Kasi Pembudayaan, Budiono, olahraga balogo layak dinasionalkan, untuk itu Portina Kalsel harus berupaya lebih menggalakkannya di tingkat provinsi, sehingga bias lebih dikenal secara nasional.

Berita Lainnya
1 dari 378

Kabid Organisasi Portina Pusat, Yahya Majid mengakui hanya ada delapan olahraga tradisional yang diakui dan diperlombakan di ajang nasional.

Cabang olahraga itu yakni Enggrang, trompah panjang, tarik tambang, dagongan, hadang, sumpit, ketapel dan panahan tradisional.

Namun jika ingin balogo ikut diperlombakan di ajang nasional maka pengurus Portina Kalsel yang baru terbentuk harus berjuang keras untuk bisa mewujudkannya.

“Memang saat ini balogo belum di nasional, namun masih bisa diperlombakan di ajang provinsi. Perlu dorongan Portina dan pemerintah provinsi Kalsel ke pusat agar bisa meyakinkan balogo untuk jadi Olahraga Nasional,” kata dia.

Sementara dalam Raker Portina Kalsel yang pertama ini, Agus mengakui saat ini sudah ada 11 kabupaten kota yang menerima mandat untuk pembentukan Portina.

“Sementara yang sudah terbentuk ada Banjarmasin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara dan Tapin untuk Banjarbaru, sementara lainnya masih dalam proses,” kata dia. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya