Posyandu Ditiadakan, Petugas Kesehatan Jemput Bola Datangi Rumah

Banjarmasin, KP- Program Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang efektif dan efisien dalam mencegah beberapa penyakit berbahaya. Karena itulah pada minggu keempat bulan April dalam tiap tahunnya masyarakat dunia melaksanakan Pekan Imunisasi Dunia, termasuk di Indonesia.

Situasi pandemi wabah virus corona (Covid-19 ) yang telah menjangkiti sebagian besar negara pun tidak menyurutkan semangat masyarakat dunia untuk tetap menggaungkan pentingnya imunisasi.

Langkah itu diambil untuk memastikan setiap anak dan kelompok rentan lainnya terlindungi dari penyakit-penyakit berbahaya dengan imunisasi.

Namun dalam situasi pandemi Covid-19, Kementerian Kesehatan menganjurkan agar imunisasi tetap diupayakan dan dilaksanakan sesuai jadwal untuk melindungi anak dari ancaman berbagai penyakit dan setiap pelayanan imunisasi yang dilaksanakan tetap mengedepankan prinsip social/physical distancing.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengakui, sejak bulan April lalu pihaknya telah meniadakan kegiatan posyandu.

Meski demkian, seluruh petugas kesehatan dibantu kader posyandu dihimbau agar terus memantau kesehatan masyarakat, termasuk melaksanakan imunusasi terhadap balita di wilayah kerjanya.

Guna mencegah penyebaran wabah Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin melaksanakan kegiatan imunisasi di puskesmas sudah terjadwal.

Berita Lainnya
1 dari 1.859

Selain itu, petugas puskesmas bersama kader posyandu melakukan sweping dengan mendatangi rumah warga yang mempunyai balita untuk diberikan imunisasi.

” Selain imunisasi, kami juga dengan didampingi petugas puskesmas memantau masalah kesehatan dan pertumbuhan balita dengan memberikan berbagai vitamin dan makanan bergizi,” ujar Darmawati.

Kepada {KP} Kamis (12/11/2020), salah seorang kader posyandu Puskesmas Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara ini mengaku, bangga bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Meski ungkapnya ada dukanya karena harus berkeliling jalan kaki satu persatu mendatangi rumah warga terutama yang mempunyai balita.

” Untuk tugas ini kami juga tidak jarang dikira sales. Bahkan pengalaman yang lucu sekaligus tidak terlupakan baru mengucapkan salam kami dikira pengemis,” ujar Shanti menambahkan, kader posyandu Puskesmas Sungai Jingah yang bertugas memberikan layanan kesehatan balita di Jalan Sultan Adam Komplek Mahligai dan sekitarnya ini.

Sebagainana diberitakan kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengakui. selama pandemi Covid-19 sejak Maret lalu, program imunisasi sempat nenghadapi sejumlah kendala.

” Hingga September 2020 capaian imunisasi baru sekitar 51 persen dari 71 persen ditargetkan,” ujarnya.

Menurutnya, melihat di Banjarmasin penyebaran Covid-19 mulai melandai, Dinas Kesehatan akan menggencarkan kembali sosialisasi program imunisasi kepada masyarakat. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya