Proteksi Jalur Pesepeda, Dishub Banjarmasin Pasang Stick Cone di Sepanjang Jalan A Yani

Banjarmasin, KP – Melonjaknya pengguna sepeda di masa pandemi Covid-19 saat ini membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin berinisiatif menambah fasilitas yang diperuntukkan bagi pengguna sepeda di Kota Seribu Sungai ini.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Dishub Kota Banjarmasin, Febpry Ghara Utama mengatakan, selain menambah lajur khusus sepeda di beberapa ruas jalan Kota Banjarmasin, pihaknya juga akan memasang Stick Cone di sepanjang jalur sepeda.

Ia membeberkan, penambahan stick cone tersebut akan diperkirakan dilakukan pada pertengahan November 2020 ini.

“Stick Cone ini akan diletakkan di kawasan jalanan yang sering dilalui oleh banyak kendaraan bermotor dengan kecepatan tinggi, seperti di Jalan A Yani,” ungkapnya pada Kalimantan Post melalui sambungan telepon, Sabtu (7/11) siang.

Ia menjelaskan, alasan dipilihnya Jalan A Yani karena kawasan tersebut memiliki ruas jalan yang lebar, sehingga jika diberi stick cone untuk jalur sepeda maka tidak akan mengganggu pengguna jalan yang lain seperti pengendara motor dan mobil.

Menurutnya, dalam Undang-Undang Lalu Lintas pengguna sepeda merupakan prioritas kedua setelah pejalan kaki, sehingga sudah sepantasnya Pemerintah Kota Banjarmasin membuatkan fasilitas guna memberikan rasa aman terhadap salah satu pengguna jalan tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 1.835

“Jadi di sepanjang Jalan A Yani mulai KM 1 sampai KM 6 sisi sebelah kiri jalannya akan diberikan stick cone secara bertahap untuk melindungi hak pengguna sepeda,” ujarnya.

Sedangkan untuk jalur sepeda yang tidak terproteksi, pihaknya tetap memberikan marka jalan untuk menandakan Bahwa di jalan tersebut ada lajur bagi pengendara sepeda.

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa serta merta langsung membuat jalur bagi pesepeda, pasalnya Dishub terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan lintas sektor yang terkait dengan pembuatan jalur sepeda tersebut.

“Tidak hanya di tingkat provinsi, juga di tingkat pusat. Apalagi berdasarkan data survey dari 554 responden pengguna sepeda mayoritas berada di usia 18-25 tahun, rata-rata pegawai swasta dan pelajar,” imbuhnya.

Adapun beberapa titik lajur sepeda yang sudah ada baru sepanjang 11,4 KM, diantaranya Jalan Belitung 4.800 meter, Jalan S Parman 1.000 meter, Jalan Merdeka 400 meter, Jalan Sudirman 1.900 meter, Jalan As Mushaffa 100 meter, Jalan DI Panjaitan 700 meter, Jalan Tarakan 400 meter, Jalan Piere Tendean 900 meter, Jalan Keramaian 100 meter, Jalan RE Martadinata 200 meter dan Jalan Lambung Mangkurat 900 meter.

“Sehubung Banjarmasin sudah memiliki jalur Bus Trans, maka lajur sepeda rencananya akan disambungkan menjadi satu. Salah satunya antara jalur A Yani dan Hasan Basri,” bebernya.

Sehingga, menurutnya hal ini akan menguntungkan bagi pekerja yang menggunakan sepeda. Ketika merasa lelah dari pulang kerja maka bisa naik bus dengan sepedanya. Dengan syarat harus jenis sepeda lipat.

“Yang jelas komitmen Pemerintah Kota untuk memproteksi dan memberikan fasilitas bagi pengguna sepeda sudah ada,” pungkasnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya