Soal Perayaan HKN Dinkes
Hermansyah: Tak Ada Ampun Bila Terulang

Hermansyah mengaku tak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada jajarannya apabila kejadian yang sudah viral hingga ditayangkan media nasional terulang kembali

BANJARMASIN,KP- Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah mewanti-wanti jajaran instansi terkait di pemerintahannya agar memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkannya bukan tanpa alasan. Mengingat beberapa waktu lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, sempat membuat masyarakat Kota Banjarmasin. Tepatnya, pada saat menggelar puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56

Semakin heboh ketika Dinkes mengunggah video gelaran tersebut ke media sosial. Dalam video itu, tampak kerumunan bahkan hingga tidak menerapkan protokol kesehatan ketat sebagaimana mestinya.

“Ini jadi pelajaran bagi kita semua. Jangan sampai terulang lagi,” ucap Hermansyah pada awak media, di Balaikota Banjarmasin, Kamis (19/11) sore

Hermansyah mengaku, bahwa pihaknya tak akan segan-segan memberikan sanksi tegas kepada jajarannya apabila kejadian yang sudah viral hingga ditayangkan media nasional tersebut terulang kembali.

“Tidak ada ampun lagi kalau itu kembali terulang. Sanksi akan dijatuhkan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kita harus menjadi contoh. Apalagi Dinas Kesehatan yang mengerti betul terkait protokol kesehatan,” tegasnya.

Di sisi lain, Hermansyah juga mengakui dan memaklumi karena peristiwa itu diklaim terjadi secara spontanitas. Atau sebagai ungkapan kegembiraan.

Mengingat, jajaran Dinkes juga termasuk mereka yang berjuang di garda terdepan terkait penanganan COVID-19.

Berita Lainnya
1 dari 1.816

“Namun sekali lag kita mengharapkan hal itu tidak terulang kembali. Dan menjadi pelajaran bagi kita semua,” tukasnya.

Di sisi lain, Hermansyah membeberkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, saat ini sedang berjuang menempuh target dalam penanganan Covid-19.

Agar di Bulan Desember mendatang mereka yang terpapar COVID-19, baik yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit maupun Rumah Karantina, sudah tidak ada lagi. Alias, sudah sembuh sepenuhnya.

“Kami ingin, agar mereka yang terpapar COVID-19 bisa ditangani dengan baik,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya. Gelaran acara puncak Hari Kesehatan Nasional yang digagas oleh Dinkes Kota Banjarmasin, itu selain menuai kritik di masyarakat, juga viral di media sosial.

Terkait hal itu, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, sendiri juga sudah menyampaikan permohonan maafnya secara resmi.

Lelaki yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19, itu menjelaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam acara tersebut.

Menurut mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ sambang Lihum itu, acara tersebut tak lain hanya untuk memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang sejak awal tahun berjuang menangani Covid-19.

“Mereka (para tenaga kesehatan) selama ini bekerja sejak Februari dan tak pernah istirahat dan terus bekerja hingga Kota Banjarmasin ini kurvannya sudah menurun,” imbuhnya.

Ia juga menekankan bahwa pihaknya sekali lagi meminta maaf atas peristiwa yang dinilai tidak sepatutnya terjadi. tersebut. “Itu hanya bentukspontanitas kegembiraan mereka,” sesalnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya