Tekan Penyebaran Covid – 19 Kejari Bartim Sosialisasikan Pedoman Protokol Kesehatan

Tamiang Layang ,KP – Kejaksaan Negeri Barito Timur sosialisasikan pedoman protokol kesehatan dari tingkat kabupaten sampai ke wilayah pelosok di desa sebagai upaya menekan penyebaran kasus COVID – 19 di Barito Timur yang belakangan ini mengalami peningkatan penambahan pasien Covid – 19

Kajari Bartim Roy Rovalino Herudiansyah melalui Kasi Intel Angga Saputra mengungkapkan, kegiatan itu dirangkum dalam bentuk penyuluhan hukum sekaligus terhadap penegakan hukum.

“Materi yang disampaikan dalaam sosialisai tersebut yakni Peraturan Bupati Barito Timur Nomor 23/ 2020 tentang pedoman penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19,” kata Angga di Tamiang Layang, Rabu ( 18/11/2020 ).

Berita Lainnya

Dua ASN Bartim Terrtular COVID -19

Kasus Positif Covid – 19 di Bartim Masih Tinggi

1 dari 101

Penegakan hukum terhadap protokol kesehatan telah disampaikan kepada perangkat desa hingga warga. Pada inti pokoknya menitik beratkan mengenai penerapan protokol kesehatan beserta sanksi – sanksi yang terdapat di dalam Peraturan Bupati Bartim tersebut.

Jelasnya, dalam pasal 7 disebutkn bahwa untuk perseorangan jika melanggar protokol kesehatan diberikan sanksi, bisa berupa teguran lisan, tertulis, kerja sosial, dan paling tinggi adalah denda administratif sebesar Rp100 ribu.

“Pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan bisa diberikan sanksi berupa teguran tertulis, pencabutan izin beroperasi, rekomendasi pencabutan izin atau denda sebesar Rp 250 ribu,” kata mantan Kasi Pidana Umum Kejari Seruyan itu lagi.

Penegakan hukum protokol kesehatan yang akan diberlakukan sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat agar patuh dan taat melaksanakan protokol kesehatan. Dikawal mulai dari wilayah perkotaan hingga pelosok desa. (vna/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya