Baru 4 TPAKD Terbentuk di Kalteng

Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang telah terbentuk adalah di lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Kotawaringin Barat. Sedangkan daerah lainnya masih belum terbentuk.

PALANGKA RAYA, KP — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Fahrizal Fitri mengungkapkan didaerah ini baru ada 4 wilayah yang memiliki Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD.

Hal itu ia ungkapkan saat mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se- Kalteng Tahun 2020. Rakor TPAKD digelar secara langsung dan virtual di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (15/12). Dan mengharapkan daerah yang belum untuk.segera membentuknya.

MengutiP laporan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Prov. Kalteng Otto Fitriandy, hingga saat ini baru terbentuk 4 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di seluruh wilayah Prov. Kalteng. Berbagai program telah dijalankan oleh TPAKD untuk mendukung percepatan dan pembukaan akses keuangan sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Menurut Otto Fitriabdy kegiatan TPAKD Wilayah Kalteng diantaranya Kredit Melawan Rentenir “UMKM Berkah”, Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Pengembangan Inklusi Keuangan pada kawasan Food Estate, PALAKU Jumat (Pasar Virtual Pelaku UMKM Jumat).

Berikutnta melakukan peningkatan Produktifitas Pelaku UMKM di Masa Pandemi melalui Jasa Keuangan, OJK Ngopi Milk (OJK Ngobrol Online Pelaku Industri Milenial Kalteng), Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 85/PMK.05/2020 dan Edukasi dan Pelatihan kepada UMKM terkait SiAPIK.

Harapan dan Rencananya pada 2021, adanya penguatan Infrastruktur dan media koordinasi diantaranya Pembentukan TPAKD di Kabupaten/Kota lain yang belum terbentuk dan Penyusunan Program Kerja oleh masing-masing TPAKD. Daerah yang telah merenakan pembentukan TPAKD yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Lamandau.

Berita Lainnya
1 dari 407

Adapun 4 TPAKD yang telah.berdiri di Kalteng yaitu Kabupaten Katingan, Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Kotawaringin Barat termasuk Prov. Kalteng, Fahrizal Fitri memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Daerah-Daerah yang telah melakukan pembentukan TPAKD.

Kedepannya pembentukan TPAKD ini dapat seluruh Kabupaten diwilayah Prov. Kalteng, agar percepatan dan akselerasi berbagai program peningkatan akses kepada masyarakat dapat lebih optimal.

Dalam pembentukan maupun pelaksanaan tugas dari tim TPAKD memiliki tantangan yang berat, agar.akses keuangan daerah bisa terealisasi dengan mudah. Oleh karena itu, diharapkan pelaksanaan Rakor dapat dilaksanakan secara rutin dan konsisten untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program yang telah direncanakan.

Sekretaris Daerah menyatakan TPAKD telah melaksanakan berbagai program selama Tahun 2020, antara lain program utamanya adalah kredit “UMKM Berkah” melawan rentenir serta Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar). Program tersebut tentunya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta akses keuangan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Prov. Kalteng.

Kami sangat mengapresiasi perbankan yang telah menjalankan program tersebut, salah satunya yaitu Bank Kalteng yang telah berhasil memberikan pemukaan rekening simpanan pelajar kepada 20.070 murid pada bulan inklusi keuangan Oktober lalu, tuturnya.

Rakor dihadiri Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Kristianti Puji Rahayu, Kepala Perangkat Daerah terkait serta para tamu undangan lainnya.

Melalui virtual Bupati/Walikota se-Kalteng, para Direksi dan Pemimpin Cabang Lembaga Jasa Keuangan dan para Ketua Asosiasi dan Forum Koordinasi Industri Jasa Keuangan Prov. Kalteng juga mengikuti kegiatan yang sama. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya