Warga Hendaknya Patuhi Prokes

Banjarmasin,KP – Menjelang pergantian malam tahun baru, meniup terompet menjadi sebuah kebiasaan warga yang melepas detik-detik pergantian akhir tahun. Namun kali ini masyarakat dihimbau untuk tidak digunakan warga pada malam tahun baru.

Salah satunya imbauan tersebut disampaikan oleh Danrem 101/ Antasari, Brigjend TNI Firmansyah usai Rapat Koordinasi Forkopimda di Mahligai Pancasila, beberapa waktu lalu.

Sebab penggunaan terompet di khawatirkan dapat memicu penyebaran virus Corona di antara masyarakat.

Berita Lainnya
1 dari 2.154

“Saat membuat, mungkin si pembuat mencoba meniupnya. Kemudian ketika saat mau dijual mungkin akan dicoba ditiup kembali,” ujar Danrem.

Bahkan hal ini tidak menutup kemungkinan terompet tersebut juga dicoba oleh beberapa pembeli yang memilih terompet yang cocok. Padahal belum tentu semua yang mencobauntuk meniup terompet tersebut bebas dari covid-19.

Memang, diakuinnya kondisi ini akan mengurangi pendapatan warga yang biasa memproduksi terompet setiap tahunnya. Namun jika dibandingkan dengan kerugian yang ditimbulkannya, itu sangat besar dan tidak sebanding.

Untuk itu Danrem mengimbau warga untuk menggunakan peralatan lain dan tetap mematuhi Prokes seperti diantarannya menjaga jarak, hindari kerumunan, mencuci tangan dan jika tetap ingin keluar rumah lindungi diri anda dengan prokes tersebut (fin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya