SERUYAN, Kalimantanpost.com – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sampit bersama KP2KP Kuala Pembuang dan KP2KP Kasongan menggelar kegiatan Tax Goes to School di SMA Negeri 1 Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Rabu (20/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program inklusi perpajakan untuk menanamkan kesadaran pajak kepada generasi muda sejak dini.
Mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak”, kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari para siswa dan siswi SMAN 1 Kuala Pembuang. Sejak pagi, aula kegiatan dipenuhi peserta didik, guru, serta jajaran pegawai dari KPP Pratama Sampit dan KP2KP.
Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Sampit, Ahmad Andhika, yang mewakili Kepala KPP Pratama Sampit, mengatakan edukasi perpajakan penting diberikan sejak usia sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang peduli terhadap pembangunan bangsa.
“Pajak memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.
Menurutnya, pemahaman mengenai pajak tidak hanya penting bagi calon wajib pajak di masa depan, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif bahwa pembangunan negara tidak terlepas dari kontribusi masyarakat melalui pajak.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kuala Pembuang, Hj. Tuti Sundari, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut. Ia menilai sinergi antara dunia pendidikan dan Direktorat Jenderal Pajak menjadi langkah positif dalam memperkenalkan pentingnya pajak kepada pelajar.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan siswa mengenai pajak dan perannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Ia berharap program Tax Goes to School dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar mampu menumbuhkan pemahaman, kepedulian, dan kesadaran siswa terhadap pentingnya pajak bagi pembangunan nasional.
Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Pajak berharap generasi muda tidak hanya memahami fungsi pajak sebagai sumber penerimaan negara, tetapi juga memiliki semangat menjadi warga negara yang taat pajak dan siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia di masa mendatang.(nau/KPO-1))















