Dibantu Ratusan Karyawan PDAM Bandarmasih Berhasil Operasionalkan Mesin Pompa

Banjarmasin, KP – Sudah sepekan lamanya, banjir yang menggenang Intake Sungai Tabuk tak kunjung surut, bahkan ketinggian air terus meningkat sampai masuk ke ruang pompa dan travo.

Kondisi ini mengharuskan PDAM Bandarmasih mengambil langkah untuk mematikan operasional pompa untuk sementara.

Beberapa hari lalu, PDAM Bandarmasih mengabarkan turunnya debit distribusi air sebesar 40 persen yang berdampak pada penurunan tekanan hingga mati total suplai air untuk pelanggan yang disebabkan oleh kenaikan level air sungai yang telah mengenai panel, trafo serta pompa transmisi air baku di Intake Sungai Tabuk.

Namun, pada Rabu pagi (20/1/2021) sekitar 100 karyawan dikerahkan untuk turun ke lapangan bergotong-royong membuat tanggul untuk menghalau air banjir di ruang operasional, selain tanggul mereka juga memasang dua pompa alkon untuk membuang air yang telah masuk ke dalam ruang operasional.

Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, H Supian ST MT menjelaskan bahwa ini adalah salah satu upaya PDAM Bandarmasih untuk menjaga kestabilan pendistribusian air.

Dalam kondisi banjir saat ini, mereka berharap upaya ini dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan PDAM Bandarmasih. 

Berita Lainnya
1 dari 2.428

Dia juga menyampaikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Pramuka telah selesai membuat penanggulangan yang lebih efektif, sehingga saat ini sudah bisa memakai sumber daya PLN kembali setelah sebelumnya memakai genset karena tingginya level air sehingga pengoperasian telah optimal kembali.

“Kami harap untuk Intake Sungai Tabuk juga keadaan akan membaik dengan pembuatan penanggulan ini sehingga dapat menggunakan sumber daya PLN lagi untuk menjalankan pompa dan mengirim air untuk IPA 2 pramuka,” ujarnya.

Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wakhid menyebutkan pihaknya sudah semaksimal mungkin melakukan penanggulangan bencana ini, agar bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan.

Pada siang harinya sekitar pukul 15.00 Wita, air yang menggenangi ruang operasional telah berhasil dikuras sehingga pompa transmisi sudah bisa kembali dijalankan.

“Alhamdulillah pompa transmisi air baku sudah dioperasikan kembali, pendistribusian air akan kembali normal secara bertahap,” ujar Nur Wakhid.

“Untuk pengoperasian tetap lancar walaupun memang berkurang dikarenakan untuk sumber air baku dari Intake Sungai Tabuk terhenti sehingga hanya mengandalkan air irigasi,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, air irigasi sempat kering sehingga pihak Intake Pematang Panjang terus berkomunikasi dengan pihak irigasi untuk mengamankan suplai agar terus tersedia sehingga pelayanan dapat terus berjalan. (vin/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya