Dua Pekan Dilanda Banjir, 5 Kelurahan di Banjarmasin Timur Masih Tergenang

Banjarmasin, KP – Setelah dua pekan dilanda banjir, beberapa kawasan di Kota Banjarmasin sudah mulai berangsur surut. Namun banjir ternyata masih terjadi di titik-titik tertentu, khususnya di Kecamatan Banjarmasin Timur.

Camat Banjarmasin Timur, Ahmad Muzaiyin mengatakan, terdapat lima kelurahan yang saat ini masih tergenang banjir. Yakni Kelurahan Pemurus Luar, Sungai Lulut, Pengambangan, Kuripan dan Kebun Bunga.

“Di sana ketinggian air bervariasi, paling parah ketinggian air sampai di bawah lutut orang dewasa,” ucapnya saat ditemui awak media di depan gedung Balai Kota Banjarmasin, Jumat (29/01) siang.

Selain lima kelurahan tafi, di Kecamatan Banjarmasin Timur juga masih ada beberapa kawasan yang terendam jika kondisi air sedang dalam kondisi pasang dalam.

“Daerah lain seperti Benua Anyar dan Sungai Bilu itu hanya terendam saat kondisi air pasang dalam. Jadi cepat surutnya,” tambahnya.

Ia menerangkan, di beberapa titik tersebut banjir memang fluktuatif, pasalnya masih tergantung dengan kondisi padang dalam air Sungai Martapura.

Berita Lainnya
1 dari 3.243

Ia mengakui, bahwa terjangan banjir yang terjadi mengakibatkan beberapa fasilitas menjadi rusak. Namun Muzaiyin masih belum bisa membeberkannya secara gamblang apa saja fasilitas yang rusak itu.

“Memang ada fasilitas yang rusak. Tapi untuk datanya masih kita rekap bersama kawan-kawan di kelurahan. Termasuk sekolah dan rumah warga yang rusak. Nanti akan kita berikan kepada BPBD Kota Banjarmasin,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia membeberkan bahwa terdapat bangunan sekolah yang rusak akibat banjir, kemudian juga ada rumah warga yang miring akibat gelombang arus mobil.

Lantas, langkah apa yang akan dikerjakan pihak kecamatan dalam waktu dekat dalam hal penanganan banjir?

Muzaiyin mengaku, bahwa pihaknya masih menjalankan apa yang sudah diarahkan oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Seperti melakukan pompanisasi di beberapa titik lokasi banjir.

Kemudian, ia juga masih mendampingi pendataan yang dilakukan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin soal rencana pembongkaran bangunan serta jembatan yang dianggap menghalangi aliran sungai dan drainase.

Terkait bantuan yang diperlukan dalam menunjang keberadaan dapur umum di wilayah Banjarmasin Timur, Muzaiyin menjelaskan bahwa pihaknya masih memerlukan suplai pendukung berupa sembako.

“Walaupun saat ini secara umum kondisi di wilayah Banjarmasin Timur sudah mulai surut, tapi mereka (warga penyintas banjir) masih terkendala oleh beberapa hal karena dampak banjir yang terjadi. Makanya bantuan akan terus kita akan terus salurkan,” pungkasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya