Jawa-Bali PSBB, Banjarmasin Andalkan Kampung Tangguh & Posko PSBK

Banjarmasin, KP – Kendati Pemerintah Pusat akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pulau Jawa dan Bali, ternyata kebijakan tersebut tidak akan dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Sebelumnya diketahui, kebijakan itu diputuskan dengan mempertimbangkan angka kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir yang meningkat. Khususnya bagi dua daerah tersebut

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, langkah yang akan diambil oleh Pemko Banjarmasin untuk mengatasi Covid-19 adalah dengan mengaktifkan kembali kampung tanggung yang sudah terbentuk di beberapa daerah.

“Kita kan sudah punya kampung-kampung tangguh yang tersebar di Kota Banjarmasin, itu semua akan kita hidupkan lagi. Bahkan saat ini juga masih ada yang berjalan,” ucapnya pada awak media di depan gedung Balaikota Banjarmasin, Kamis (7/1) siang.

Lantas, mengapa rem darurat itu tidak dijalankan di Banjarmasin?

Berita Lainnya
1 dari 2.974

Orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai itu menilai kebijakan PSBB belum cocok dilaksanakan saat ini di Banjarmasin.

“Sesuai apa yang disampaikan Pak Presiden, Joko Widodo, instruksi itu dibuat untuk Gubernur. jadi Wali Kota, Bupati di daerah lain diminta untuk menggiatkan kembali posko-posko Covid-19,” ucap Ibnu Sina.

Ia menjelaskan, ia juga akan mengaktifkan kembali posko – posko yang dulu didirikan saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala kecil (PSBK) di beberapa kelurahan.

“Pemko akan koordinasi lagi dengan tim Satgas Penanganan Covid-19,” ujarnya.

Disinggung apakah langkah itu cukup untuk mengatasi penularan Covid-19 di Banjarmasin yang saat ini angkanya cenderung kembali naik, pria dengan sapaan Ibnu itu pun mengklaim bahwa keputusan tersebut nampaknya cukup efektif diberlakukan di Kota Banjarmasin.

Terlebih berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Dinkes), hanya tersisa satu kelurahan yang berstatus zona merah, yaitu kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

“Saya kira di Banjarmasin belum terlalu mengkhawatirkan,” pungkasnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya