Terhambat Akses
Sampah Sisa Bawaan Banjir Terlambat Diangkut

Banjarmasin, KP – Sampah bawaan banjir yang menumpuk di bantaran sungai kini menjadi masalah baru bagi penataan kebersihan Kota Banjarmasin.

Pasalnya berdasarkan pantauan awak media, terdapat banyak sampah yang menumpuk di atas jalan komplek kawasan Sungai Andai, Kota Banjarmasin.

Sampah tersebut merupakan hasil pembersihan aliran sungai yang dilakukan warga setempat. Bahkan tumpukan sampah yang diletakan di samping jalan hingga memakan separuh badan jalan itu sudah dikeluhkan warga.

Menurut keterang salah seorang warga komplek Herlina Perkasa, Yulianti yang kebetulan berseberangan dengan tumpukan sampah tersebut menerangkan, bahwa sudah dua hari ini sampah tersebut terus bertambah dikarenakan masing-masing warga dalam komplek membuang sampah rumah tangga.

“Tumpukan sampah sungai itu terus bertambah karena masing-masingnya warga dalam komplek juga membuang sampah rumah tangga di tumpukan tersebut,” katanya, kemarin.

Menurutnya, kemungkinan warga dalam komplek berpikiran bahwa tumpukan sampah tersebut memang cepat di angkut.

Namun sudah dua hari namun baru 1 kali diangkut oleh dinas yang bersangkutan.

“Kemarin truk mengangkut datang satu kali saja, sebab warga yang membantu memasukan sampah ke dalam truk tidak ada, padahal kata dinas terkait mau saja mengangkut asalkan ada warga yang membantu,” ungkapnya.

Selain itu, Noor Taufik yang juga merupakan tetangga dari Yulianti huga menagaku sangat terganggu dengan aroma tumpukan sampah yang tingginya sudah hampir separuh orang dewasa itu.

Berita Lainnya

Siapkan Khotbah Khusus dan Pemusatan Isolasi

Minimnya 3T Jadi Sorotan Epidemiolog

1 dari 3.226

“Selain bau, tumpukan sampah yang tinggi ini juga sudah memakan badan jalan ditambah genangan air yang menutupi ruas jalan,” pungkasnya.

Hingga saat ini akibat tumpukan sampah tersebut akses Jalan Sungai Andai di depan komplek Herlina Perkasa sangatlah sempit dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

“Kami sangat berharap agar dinas terkait bisa cepat mengatasi tumpukan sampah ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hiduo (DLH) Kota Banjarmasin, Mukhyar tidak menampik bahwa memang ada keterlambatan pengangkutan sehingga masih ada sampah sisa banjir yang masih belum terangkut.

“Untuk di daerah sana (Sungai Andai) memang belum sepenuhnya terangkut, tapi sedikit-demi sedikit sampah disana tetap akan kita angkut,” ungkapnya pada awak media Jumat (22/01) siang di depan Balai Kota Banjarmasin.

Menurutnya kondisi tersebut dikarenakan adanya kendala akses menuju ke lokasi pengangkutan sampah. Kemudian jumlah anggota dan armada angkutan juga terbatas.

“Banjir yang terjadi memang menghambat akses kami menuju lokasi, kemudian petugas kami juga ada yang mengalami kebanjiran,” ujarnya.

Ia mengklaim, saat ini petugas kebersihan masih berkeliling ke setiap kawasan kota yabg masih bisa dijangkau oleh mobil pengangkut.

“Kita kan hanya punya tiga buah mobil Pickup. Kalau dilewati dengan mobil angkutan yang besar kemungkinan besar nanti jalan di sekitar kawan itu akan rusak. Jadi kita harap warga untuk bersabar sedikit,” tutupnya. (zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya