Usai Divaksin
Kadinkes Banjarmasin Positif Corona

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terkonfirmasi positif Covid-19, usai menerima vaksin bersama jajaran Forkominda Banjarmasin waktu sebelumnya.

BANJARMASIN, KP – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi diketahui telah terkonfirmasi positif Covid-19 atau terpapar virus Corona.

Kabar mengejutkan itu mencuat setelah adanya flyer ucapan dari pihak Pengurus Masjid Al Jihad Banjarmasin yang memohonkan doa kepada masyarakat untuk kesembuhan Machli.

Flyer yang beredar luas di berbagai Whatsapp grup itu menyatakan bahwa Machli terkonfirmasi Covid-19. Pihak pengurus masjid juga menyisipkan gambar Machli, sekaligus mendoakan kesembuhan dia.

“Kepada segenap jama’ah Masjid Al Jihad Banjarmasin & seluruh kaum muslimin. Mohon do’a untuk kesembuhan Dr Machli Riyadi (beliau terkonfirmasi positif Covid-19),” tertulis dalam flyer.

Padahal, tepat sepekan lalu (14/01), Juru Bicara Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Banjarmasin itu baru mengikuti program vaksinasi di kantor Dinkes setempat.

Machli, berbarengan dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banjarmasin, termasuk Walikota Ibnu Sina serta para tokoh agama menjalani vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac di gedung Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Sekretaris Pengurus Masjid Al Jihad, Nanang Hairil Humaidi, membenarkan flyer tersebut memang dikeluarkan oleh pihaknya.

Ia menjelaskan, flyer itu dibuat dengan sepengetahuan pihak keluarga Machli Riyadi sendiri. Menurutnya, pihak keluarga ingin meminta doa atas kesembuhan mantan Wakil Direktur RSUD Ulin Banjarmasin itu.

“Kami juga baru tahu informasi itu. Dan kebetulan beliau adalah jamaah kita di Al Jihad,” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.215

Kemudian awak media mencoba mengonfirmasi kebenaran hal tersebut kepada Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, ke rumah dinasnya yang ada di Jalan Dharma Praja, Kecamatan Banjarmasin Timur, Jumat (22/1) sore.

Di hadapan awak media, orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai itu mengakui bahwa Machli benar telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Ia membeberkan, saat ini Machli sudah dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin sejak satu pekan terakhir. Menurutnya, kondisi Machli cukup serius, sehingga harus dilakukan penanganan medis untuk isolasi di rumah sakit.

“Beliau sudah hampir satu minggu dirawat. Kondisinya memang masih diberi perlakuan khusus karena memang harus diisolasi dan dirawat di rumah sakit ulin,” ungkapnya.

Ibnu mengaku sempat berkomunikasi dengan Machli pada Kamis (21/01) tadi malam. Dalam sambungan telepon, machli mengungkapkan bahwa kondisinya sempat mengeluh sesak nafas.

“Beliau kemarin sempat telepon, katanya sedang mengalami sesak nafas, jadi mohon doanya untuk kesembuhan beliau. Saya beri dukungan sepenuhnya untuk kesembuhan beliau. Yang penting jangan terbebani pikiran,” harapnya.

Atas hal itu, tugas Kepala Dinkes Banjarmasin untuk sementara dibebaskan kepada Sekretaris. Ibnu telah menunjuk dr Dwi Atmi Susilastuti sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kadinkes Banjarmasin.

Di sisi lain, Ibnu membantah, Machli positif Covid-19 setelah divaksin Sinovac hingga mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan vaksin dari virus yang menyerang jaringan pernafasan manusia itu.

Mantan anggota DPRD Kalsel itu menegaskan bahwa Kadinkes Banjarmasin tersebut terpapar corona sebelum dilakukan vaksinasi (14/01) lalu.

“Mungkin saat itu sudah ada gejala dan lain-lain. Beliau itu sudah kena sebelum divaksin. Itu artinya vaksinnya tidak berfungsi,” tandasnya. (zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya