Ketua Harian DAD Minta Pemuda Dayak Berkontribusi Dalam Pembangunan

Palangka Raya, KP – Mewujudkan kepedulian dan perhatian kepada generasi muda Kalimantan Tengah Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si menggelar pertemuan dengan pemuda, Senin (1/2).

Generasi muda itu tergabung di organisasi Kerukunan Dayak Ngaju Kahayan (KDNK). Pertemuan diawali ritual adat Dayak Tampung Tawar.

Tampung Tawar dalam Suku Dayak bisa diartikan sebagai cara untuk mengucap syukur, mengharapkan kebaikan serta menolak bala atau musibah.

Pada saat yang sama Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si yang juga Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) mendapatkan kunjungan dari Komunitas Pecinta Budaya Dayak Kota Singkawang (KPBDKS) Kalimantan Barat.

Kedatangan mereka di Kota Palangka Raya dalam rangka membangun komunikasi dan koordinasi dengan Organisasi Dayak yang ada di Kalimantan Tengah seperti Forum Pemuda Kalteng (FORDAYAK) pertemuan dilaksanakan di Betang Hapakat.

Berita Lainnya
1 dari 431

Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si, berpesan kepada para Pemuda Dayak agar dapat turut serta dalam agenda pembangunan daerah dengan menjalankan berbagai kegiatan dan program yang positif dan mengedukasi masyarakat sehingga Organisasi Pemuda kedaerahan mampu memberikan kontribusi positif.

Ia berharap Organisasi Pemuda Dayak yang ada di Kalimantan Tengah dapat turut serta dalam mengawal agenda pembangunan daerah, “memberikan masukan yang konstruktif bagi pemerintah dalam rangka kemajuan daerah” ungkap Andrie Elia.

Ketua KAGAMA Kalteng ini juga menekankan pentingnta persatuan dan kesatuan sesama masyarakat Dayak adalah hal yang substansial dalam rangka mencapai kemajuan bersama.

Karenanya pemuda yang berkiprah dalam organisasi dapat memainkan perannya sebagai penggagas perubahan dan pembawa kemajuan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, Komunikasi dan sinergitas sangat penting karena tidak ada kemajuan tanpa sinergi yang baik, imbuhnya.

Mateus Gindro Kime yang merupakan Ketua Komunitas Pecinta Budaya Dayak Kota Singkawang (KPBDKS) mengemukakan tujuan kunjungan pihaknya ke Bumi Tambun Bungai guna membangun relasi dan berkoordinasi dengan Organisasi Kedaerahan dan terkhususnya Dewan Adat Dayak (DAD Kalteng).

Ia menyatakan pujian kepada sosok Andrie Elia yang dianggap baik dan bijaksana serta terbuka terhadap para pemuda Dayak khususnya dan pemuda Indonesia umumnya. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya