Banjarmasin Bakal Punya Taman Air Seluas 3 Hektar

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin akan menambah kawasan rekreasi keluarga berbasis wisata air. Rencana pembangunan tersebut bakal dilakukan di kawasan Jalan Jafri Zam-zam, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Muryanta mengatakan, taman air itu rencananya akan dibangun diatas lahan seluas tiga hektar di kawasan yang berdekatan dengan Stadion 17 Mei tersebut.

“Kita sudah punya master plan-nya sejak dulu kalau di kawasan itu akan dibangun fasilitas publik berupa pusat rekreasi keluarga berbasis wisata air,” ucapnya saat ditemui awak media di lobby Gedung Balai Kota beberapa hari yang lalu.

Untuk melancarkan jalannya pembangunan, Pemko Banjarmasin akan melakukan pembebasan lahan yang saat ini sebagian besar dijadikan pemukiman oleh warga.

“Pembebasan lahannya kita lakukan mulai tahun ini pembebasan akan kita lakukan,” ujarnya.

Menurutnya, jika proses pembebasan lahan tadi berjalan dengan lancar, maka kemungkinan besar akan mulai pada tahun 2022 dengan sumber pendanaan dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan.

Berita Lainnya
1 dari 3.239

Kemudian, dari hitungan yang dilakukan oleh pihaknya ada sekitar lebih dari 100 persil lahan pemukiman warga yang menjadi target pembebasan lahan.

“Kalau itu terealisasi, maka akan membantu dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Seperti halnya di kawasan Jalan Piere Tendean. Karena tujuan kita membangun kawasan wisata yang nantinya disana akan ada sepeda air dan mainan air lainnya,” ungkap Muryanta.

Tidak hanya itu, kawasan wisata air di Jalan Jafri Zam-zam itu dibnagun dengan tingkat keamanan yang sudah dirancang dengan sedemikian rupa.

Pasalnya, kolam air di tempat wisata tersebut akan ditambah dengan pintu air yang bisa dibuka tutup. Sehingga, jika kondisi air sedang pasang dan surut, ketinggian dan arus air di dalam kolam akan tetap stabil, dan aman untuk bermain sepeda air.

“Beda dengan di kawasan Siring Tendean yang arus airnya tidak bisa diperkirakan, saat surut air surut arusnya deras, ketika pasang juga tambah deras,” cetusnya.

“Tinggal menambah pola penjagaan dan keamanannya saja,” tambahnya.

Saat ditanya terkait berapa anggaran dari pembangunan tempat rekreasi keluarga berbasis wisata air itu. Muryanta masih belum bisa membeberkannya secara gamblang pada awak media.

“Masih kita hitung, termasuk berapa yang harus dikeluarkan untuk melakukan pembebasan lahan,” pungkas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin itu. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya