Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Awalnya Para Siswa Takut Bakal Digembleng Keras

×

Awalnya Para Siswa Takut Bakal Digembleng Keras

Sebarkan artikel ini

Taruna Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel

1 35 klm 55 cm sekollll
TURUN – Para Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Taruna Akademi Angkatan Laut (ALL), yang turun ke tiga Sekolah Rakyat tanamkan disiplin dan Bela Negara, Jumat (7/8).

Banjarbaru, KP – Belasan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Taruna Akademi Angkatan Laut (ALL), turun ke tiga Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan (Kalsel), tanamkan disiplin dan Bela Negara, Jumat (7/8).

Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel yakni Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 20 Landasan Ulin.

Kalimantan Post

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Guntung Manggis dan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 56 Sungai Ulin, Banjarbaru.

Dedatangan 15 orang Taruna ini melalui program Taruna Bakti, 10 orang dari Taruna Akpol dan lima orang dari Taruna AAL ini memberikan pembinaan karakter dan kepribadian para siswa.

Kemudian penanaman wawasan nusantara dan bela negara, pelatihan keterampilan dan kepramukaan, hingga penguatan psikologi lapangan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan, selama pelaksanaan program Taruna Bakti ini pihaknya membantu memfasilitasi dan menjembatani mereka ke Sekolah Rakyat yang ada di Kalsel.

“Kedatangan mereka membagi ilmu dan dukungan kepada anak-anak di Sekolah Rakyat, dimana Sekolah Rakyat ini merupakan program Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Dengan berlangsung kegiatan, Kapolda berharap kepada para Taruna bisa membawa cerita positif bagi rekan-rekan di akademi dan mereka akan lebih baik lagi kedepannya.

“Kegiatan sangat bermanfaat bagi siswa dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan hingga

penanaman wawasan nusantara dan bela negara,” paparnya.

Salah satu Taruna Akpol, Kautsar Farell Sakha Satyawada menjelaskan, kedatangannya bersama taruna yang lain mengajarkan siswa Sekolah Rakyat tata cara apel hingga memiliki kedisiplinan yang bagus dan bisa mandiri dalam kehidupan berasrama.

“Tantangan awal kami, para siswa belum terbiasa dengan kehidupan berasrama, mereka harus mengutamakan kedisiplinan dan mengelola waktu dengan baik.

Dengan pembekalan tersebut, kami berharap mereka bisa menjadi lebih baik dan kedepannya kami bisa melihat mereka sukses di masa yang akan datang,” ucapnya.

Baca Juga :  DPRD Banjarmasin Tagih Janji PLN, Kompensasi Pemadaman Bergilir Jadi Sorotan

Sementara itu, Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9, Rifki Hakim mengatakan, awalnya para siswa takut, mereka khawatir bakal digembleng keras, namun setelah bersosialisasi dengan para taruna, mereka sekarang jauh lebih bagus.

“Para siswa-siswi sekarang sangat disiplin, bahkan dari segi berpakaian mereka meniru para taruna yang berpakaian rapi,” ucapnya. (*/K-2)

Iklan
Iklan