Bersama Promosi dan Hijaukan Ekowisata Bekantan Lokbontar

Rantau, KP – Kawasan Ekowisata Bekantan berlokasi Lokbontar terus dibenahi dan dihijaukan, meskipun masih dalam suasana pandemi covid 19, PT Antang Gunung Meratus sebagai pengelola terus intens mempromosikan ekowisata yang dihuni satwa bekantan.

Bertepatan hari lingkungan hidup dan peringatan hari bekantan, kawasan seluas 90 hektare yang sudah mulai hijau dan peningkatan satwa hewan bekantan, dipromosikan oleh Pemerintah Kabupaten Tapin langsung Bupati Tapin HM Arifin Arpan dan PT Antang Gunung Meratus dengan menggandeng Ambassador.

Secara sederhana Bupati Tapin Jajaran PT AGM dan Ambassador melakukan penghijauan kembali untuk menambah kebuhan makanan dan hunian bekantan. Senin (22/3/2021) kemarin.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan mengatakan, Pemerintah Kab Tapin bersama dengan pihak perusahaan PT Antang Gunung Meratus berkomitmen untuk terus menghijaukan dan merestorasi lokasi ekowisata lokbuntar menjadi tempat yang layak bagi tempat tinggal primata khas kalimantan yang kini mulai punah.

“Kita terus berupaya untuk menjadikan lokbuntar menjadi tempat tinggal yang layak untuk bakantan,” Ujar Bupati.

Biarpun saat ini kondisi lingkungan sudah mulai hijau, namun kita terus berupaya untuk terus menghijaukan lingkungan sekitar, Seperti yang saat ini dilakukan, menanam pohon polantan yang menjadi makanan bakantan di lokasi ekowisata, sebagai upaya kita menghijaukan ekowisata.

“Mudahan-mudahan kedepannya seluruh bakantan di Tapin dapat berkumpul di konservasi bakantan,” Harapnya.

Berita Lainnya
1 dari 264

Manager External Affair PT Antang Gunung Meratus, Andhika Dewa Permata mengatakan, saat ini kondisi lingkungan di ekowisata bakantan mulai hijau dan rindang setelah dilakukan restorasi sejak beberapa tahun yang lalu habis terbakar begitu pula belasan satwanya kembali berkumpul di ekowisata bakantan.

“Perkembangan terbaru Ekowisata Bekantan saat ini sudah meningkat menjadi 15 ekor Bekantan,” ungkapnya.

Ekowisata Bekantan di Kabupaten Tapin ini dikelola dengan program CSR yang bertujuan mempercepat restorasi habitat Bekantan dengan merangkul Ambassador sebagai promotor dalam mengkampanyekan Pelestarian Satwa Langka Bekantan.

“AGM sendiri akan terus berupaya meningkatkan populasi Bekantan dan satwa lainnya seperti Hirangan, pembuatan jalan titian kayu,.”ujarnya.

Sementara itu, Ambassador Ekowisata Bakantan, Yeslin Wang menambahkan perlu dilaksanakan ke depan adalah percepatan restorasi habitat Bakantan dengan penanaman rumpun pohon besar 10 sampai 20 pohon untuk menunjang kebutuhan naungan atau tempat tinggal Bekantan serta kebutuhan pakannya.

“Perlu dilaksanakan karena bibit pohon yang ditanam selama ini kecil dan membutuhkan waktu lama untuk bisa besar sebagai tempat tinggal Bekantan,” tambahnya selaku duta.

Yeslin juga mengatakan rencana ke depan adalah peningkatan kerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat dan BKSDA Kalimantan Selatan sebagai pembimbing teknis dalam percepatan restorasi habitat. (abd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya