Diperkuat eks Barito Putera dan Peseban
Bola Banua FC tak berkutik menghadapi Allstar Kalsel

Banjarmasin, KP – Beberapa mantan pemain Barito Putera dan Peseban Banjarmasin, memperrkuat Bola Banua FC, tidak mampu mengatasi perlawanan tim binaan Dispora Kalsel, Allstar FC, hingga mengalami kalah telak dengan skor 1-6. Dalam laga persahabatan di lapangan sintetis standar internasional, Green Yakin Soccer Field (GYSF), Kamis petang.

Beberapa mantan Barito, antara lain Salahuddin yang juga mantan arsitek Tim Seribu Sungai, Sear Yusuf Huwae, Marjono dan beberapa pemain lainnya, dari skill individual dan kerjsama tim, memang masih mumpuni.

Namun menghadapi pemain Allstar Kalsel yang diperkuat pemain muda, seperti Wahyu, Aliv dan beberapa orang lainnya, eks pemain Barito Putera kalah dalam speed dan power (kecepatan dan kekuatan), sehingga sering kalah dalam perebutan bola.

Allstar Kalsel pada 30 menit babak pertama, membuka kemenangan melalui Edy Pep Susanto, disusul gol kedua Tarmiji Zidane dan gol ke3 dicetak pemain muda Wahyu.

Bola Banua sempat memecahkan kebuntuan melalui Dodi, sehingga skor jadi 3-1 untuk keunggulan tuan rumah Allstar,bertahan hingga jeda.

Berita Lainnya
1 dari 398

Memasduki 30 menit babak kedua, pemain-pemain Bola Banua mencoba melakukan pressure hingga memasuki dan mengurung garis pertahanan Allstar, namun selalu kandas, karena para pemain tuan rumah tidak memberi peluang penyerang lawan melepaskan tendangan ke arah gawang secara leluasa.

Mendapat tekanan bertubi-tubi, Allstar yang didampingi pelatih Mulyani Pochettino, terpaksa harus mengandalkan serangan balik memaksimalkan kecepatan pemain-pemainnya yang dimotori pemain senior Ardiansyah dan Mansyur..

Strategi ini ternyata cukup jitu, Allstar menambah gol ke 4 melalui pemain sayap Yuli. Kemudian gol ke 5 dicetak dengan tendangan cantik dari luar garis 16 pas, melalui tendangan bebas Dian, panggilan akrab legenda Ardiansyah. Keunggulan 5-1 ini terus bertahan hingga 30 menit babak kedua usai.

Tertinggal cukup banyak, tidak membuat Salahuddin dan kawan-kawan patah semangat, mereka tetap berjuang keras untuk menambah gol. Namun meskipun sudah melakukan gempuran bertubi-tubi, tetap tidak mampu menambah pundit-pundi gol. Malah gawang Bola Banua justeru kembali kebobolan gol ke 6 yang dicetak Agung.

Sampai wasit Gunawan meniup pluit panjang tanda pertandingan berakhir, kedudukan tidak berubah, 6-1 untuk kemenangan Allstar Kalsel.

Jenderal lapangan Allstar Kalsel, Yuyu Rahmat Mulyana memuji skill para mantan pemain Barito Putera dan Peseban Banjarmasin yang dinilai masih cukup mumpuni. ‘’Para pemain Allstar hanya bermodalkan semangat tanding tinggi, karena menghadapi tim Bola Banua yang diperkuat mantan-mantan bintang lapangan Liga Indonesia,’’ kata Yuyu yang juga Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel. (nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya