DPRD Kalteng Dorong Petani Sawit Ikuti Program PSR

Palangka Raya, KP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng dorong petani sawit di daerah itu ikuti program replanting atau sawit rakyat (PSR).

Ketua Komisi II DPRD Kalteng Lohing Simon kepada awak media, Senin (1/3) mengungkapkan Kalteng tahun ini mendapat sedikitnya alokasi anggaran seluas 11 ribu ha program sawit rakyat.

Dana PSR atau peremajaan kebun sawit bersumber dari pusat melalui Kementrian Pertanian, bekerjasama dengan badan penelitian, pengembangan dan peremajaan sawit Indonesia, yang dipungut dari ekspor CPO.

Program PSR telah berjalan selama tiga tahun, dan Kalteng sudah sebagian petani swadaya yang mengikuti program replanting pada tahun lalu, baik di Kotawaringin Barat maupun di Kotawaringin Timur.

Berita Lainnya
1 dari 464

Diakui Lohing, banyak petani rakyat tak mengetahui program tersebut, padahal sangat menguntungkan. Sebab tersedia bibit unggul bagi peremajaan kebun sawit agar lebih produktif. Terutama pohon sawit yang tekah berusia diatas 25 tahun.

Dijelaskan pula di Sumatra yang banyak petani rakyat menanam dawit, ketika pihaknya melakukan kunjungan kerja, rogram tersebut juga kurang mendapat respon.

Pasalnya, meski kebun sawit mandiri disana telah berusia lebih dari 25 tahun, mereka enggan meremajakan, alasannya sawit petani masih produktif.

Terkait minimnya petani sawit mengetahui program PSR dimaksud, pihaknya kembali akan melakukan kunjungan kerja di dalam daerah sendiri, terutama yang banyak menanam sawit, seperti Kabupaten Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Kitawaringin Barat, papar.politisi PDI-Perjuangan itu. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya