Guru Belum Divaksin, PTM Jelang US Kembali Ditunda

Banjarmasin, KP – Rencananya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk persiapan Ujian Sekolah (US) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Banjarmasin kembali ditunda dari jadwal yang sudah ditentukan.

Sebelumnya Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 800/1137-Sekr/2021, pelaksanaan PTM untuk siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP bisa dimulai pada 18 Maret 2021.

Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar mengatalan, penundaan pola pembelajaran dengan sistem tatap muka tersebut diputuskan lantaran masih terdapat guru yang belum mendapatkan vaksin.

“PTM kita tunda ke tanggal 22 Maret 2021. Karena gurunya akan divaksin dulu,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media di lobby Balai Kota, Rabu (17/03) sore.

Menurutnya, alasan kenapa guru harus lebih dulu menjalani vaksin Covid-19 sebelum menggelar PTM, yaitu untuk mengurangi resiko penularan dan memperkuat Protokol Kesehatan (Prokes) di lingkungan sekolah.

“Vaksinasi akan kita utamakan bagi guru kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, tentunya guru yang berhubungan langsung dengan murid,” pungkasnya.

Lantas, bagaimana dengan guru yang tidak bisa divaksin dengan alasan komorbid? Mukhyar menyampaikan, akan dicarikan alternatif lain. Misalnya dilakukan rapid test antigen.

“Kita sesuaikan saja dengan kondisi guru. Kalau tidak bisa divaksin, kan bisa di rapid test antigen,” pungkasnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.239

Sentara itu, saat dihubungi awak media, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menjelaskan, bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menjadwalkan vaksinasi bagi guru SD dan SMP di Kota Banjarmasin.

Pria dengan sapaan Totok itu menambahkan bahwa vaksinasi ratusan guru itu akan dilakukan di gedung SMP Negeri 1 Banjarmasin.”Rencananya akan dilakukan pada 19 dan 20 Maret, dengan target 500 orang guru,” ujarnya singkat.

Seperti diketahui, pelaksanaan ujian sekolah untuk tingkat SMP ini dijadwalkan 29 Maret 2021. Sedangkan untuk SD dijadwalkan 5 April 2021.

Pelaksanaan ujian sekolah di Banjarmasin sudah bisa dipastikan bakal digelar secara tatap muka. Menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 800/1137-sekr/2021.

Dalam SE tersebut, ada 8 hal yang disampaikan. Antara lain siswa wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan dalam SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kemudian, kapasitas kelas dalam melaksanakan PTM maksimal 18 (delapan belas) peserta didik, dengan pengaturan jarak tempat duduk antar peserta didik minimal 1 meter.

Selain itu, PTM dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA sampai maksimal pukul 11.00 WITA, untuk mempersiapkan siswa menghadapi US.

Dalam hal ujian daring tidak dapat dilaksanakan, peserta didik yang tidak diizinkan mengikuti ujian tatap muka diikutkan dalam ujian susulan. Ujian susulan sendiri dapat dilakukan di satuan pendidikan atau di rumah dengan pengawasan guru. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya