Jalan Cemara Ujung Diusulkan Dipasangi Portal

Banjarmasin,KP – Komisi III DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Senin (22/3/2021).

Hasil rapat diputuskan, diusulkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI untuk membangun portal tambahan.

Portal tambahan diusulkan, dibangun di Jalan Cemara Ujung Perumnas atau tidak jauh dari Jembatan Alalak II.

” Selain portal sudah ada yang sebelumnya telah dipasang persis di oprit Jembatan Alalak II arah Terminal Handil Bakti,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin M Isnaeni usai rapat koordinasi kepada sejumlah wartawan.

Isnaeni mengemukakan, penambahan portal dibutuhkan untuk mengantisipasi agar kerusakan Jalan Cemara Ujung tidak tambah parah.

Ia juga mengusulkan, portal dibangun maksimal dengan ketinggian 2,1 meter agar truk dan mobil angkutan lainnya tidak melewati jalan tersebut.

Menurutnya ketinggian portal sama dengan portal di oprit Jembatan Alalak II arah Handil Bakti, namun belakangan diketahui portal itu ditinggikan sekarang menjadi 2,4 meter.

Berita Lainnya
1 dari 2.642

Kendati ia menjelaskan. kerusakan jalan itu dalam tahun ini dilakukan perbaikan dengan anggaran disediakan dalam APBD Rp 2,4 miliar.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin H Findie, S.Pd, M,Pd mengemukakan, pihaknya segera akan segera melakukan koordinasi guna membicarakan usulan penambahan portal tersebut.

” Rencananya Selasa (23/3/2021) besok,kami mengadakan rapat koordinasi dengan pihak kepolisian dan Balai Besar Jalan guna membicarakan masalah ini,” ujarnya.

Sedangkan Plt Kadis PUPR Muryanta juga membenarkan perbaikan Jalan Cemara Ujung dilaksanakan dalam tahun 2021 ini.” Terkait pekerjaan proyek perbaikan jalan itu saat ini sedang dalam proses lelang,” ujarnya.

Bahkan sebagai catatan, portal yang berada di oprit Jembatan Alalak II arah Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti sempat beberapa kali mengalami kerusakan akibat ditabrak angkutan berat.

Terakhir, portal yang dibangun dari bahan wide flange (WF) atau baja dan awalnya setinggi 2,1 meter dan kini menjadi 2,4 meter sempat patah lantaran ditabrak mobil box beberapa waktu lalu.

Jembatan Sungai Alalak II Tembus Terminal Handil Bakti sudah sekitar dua tahun dijadikan sebagai jalan alternatif menyusul dibangunnya proyek jembatan Jalan Brigjen H Hasan Basri Kayu Tangi Ujung oleh Balai Besar Jalan Nasional XI Kalimantan.

Sementara selama pembangunan jembatan tersebut, jembatan yang ada sebelum membentang di atas Sungai Alalak itu menghubungkan Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala dan Kalteng ini ditutup. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya