Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Reses HM Rosehan NH, Warga Banjarmasin Soroti Infrastruktur Rusak dan Darurat Sampah

×

Reses HM Rosehan NH, Warga Banjarmasin Soroti Infrastruktur Rusak dan Darurat Sampah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260529 WA0000

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Persoalan infrastruktur lingkungan dan penanganan sampah masih menjadi keluhan dominan masyarakat Kota Banjarmasin.

Aspirasi itu mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kalimantan Selatan HM Rosehan NH yang digelar di 20 titik di Kota Banjarmasin, belum lama ini.

Kalimantan Post

Dalam dialog bersama warga, berbagai persoalan disampaikan secara langsung, mulai dari jalan lingkungan rusak, lambannya perbaikan jalan berlubang, hingga buruknya penanganan sampah di sejumlah kawasan permukiman.

Kegiatan reses Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel tersebut dilaksanakan melalui pertemuan langsung bersama warga di sejumlah wilayah, di antaranya Sungai Andai, Jali Saleh, Kramat, Pengambangan, Sungai Bilu, Sungai Baru, Tatah Pemangkih, hingga Kebun Hijau.

“Rata-rata masyarakat menginginkan pemerataan pembangunan, terutama jalan lingkungan, penanganan sampah, serta percepatan perbaikan jalan berlubang,” ujar HM Rosehan NH saat menyampaikan hasil resesnya.

Politisi PDI Perjuangan Kalsel itu menilai keluhan masyarakat terkait jalan rusak harus menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, perbaikan jalan lingkungan seharusnya dilakukan lebih cepat sebelum kerusakan semakin parah dan membahayakan warga.

Tak hanya itu, persoalan sampah juga menjadi sorotan utama masyarakat. Warga meminta penambahan fasilitas tempat sampah serta sistem pengangkutan dan pembuangan yang lebih maksimal agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Jangan sampai masyarakat terus hidup dengan persoalan sampah yang tidak kunjung selesai. Ini menyangkut kesehatan dan kenyamanan lingkungan,” tegas mantan Wakil Gubernur Kalsel tersebut.

Selain infrastruktur dan sampah, warga juga menyampaikan permintaan bantuan untuk rumah ibadah. Mereka berharap dukungan pemerintah terhadap pembangunan maupun renovasi tempat ibadah dapat dilakukan tanpa melihat batas kewenangan pemerintah kota maupun provinsi.

Aspirasi lainnya datang dari pelaku UMKM yang meminta dukungan permodalan agar usaha kecil masyarakat dapat berkembang dan bertahan di tengah kondisi ekonomi yang masih fluktuatif.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Ganti Nama, Kapten Kelotok Disiapkan Jadi Wajah Wisata Banjarmasin

Di sisi lain, masyarakat juga berharap pemerintah mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama minyak goreng, serta menekan biaya pendidikan agar tidak semakin memberatkan masyarakat kecil.

Warga pun meminta agar setiap laporan dan keluhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti pemerintah sehingga persoalan di lingkungan tidak berlarut-larut.

“Pada umumnya masyarakat berharap kue pembangunan bisa lebih merata di semua wilayah,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga meminta program penataan jalan lingkungan dan bedah rumah melalui anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun Pemerintah Kota Banjarmasin dapat diperbanyak demi membantu warga yang membutuhkan.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan