Jelang Ramadhan 1442 H,
Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Masih Normal

Kebiasaannya sih begitu, patokannya kalau gula dan minyak goreng naik harganya, bahan pokok yang lainnya kompak naik juga harganya,” ungkap Ade.

BANJARMASIN, KP – Biasanya, menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, harga kebutuhan pokok perlahan akan merangkak naik. Namun, saat ini harga kebutuhan bahan-bahan pokok di pasar tradisional terpantau masih normal. Semisal, di Pasar Lama Banjarmasin, sejumlah bahan pokok belum ada lonjakan harga.

Ade, salah seorang pedagang sembako mengatakan, hingga saat ini semua harga masih normal. Padahal, menurutnya dalam 1-2 pekan sebelum datangnya bulan puasa, harga kebutuhan pokok di Banjarmasin akan mengalami kenaikan harga.

“Sampai hari ini harga masih normal, contohnya gula putih masih sama dengan minggu lalu Rp 12.500 per kilogram. minyak goreng kemasan isi 1 liter Rp 13.500, yang isi 2 liter bervariasi tergantung merk, mulai Rp 27.000 sampai Pp 29.000. Sedangkan tepung terigu Cap Segitiga Biru kemasan 1 kilogram Rp 10.000 dan yang 1/2 kilogram Rp 6.000,” ujarnya kepada Kalimantan Post, Rabu (24/3).

Ade menambahkan, dari pengalamannya selama berdagang, jika harga gula dan minyak goreng naik, maka yang lain akan mengikuti.

Berita Lainnya
1 dari 856

“Kebiasaannya sih begitu, patokannya kalau gula dan minyak goreng naik harganya, bahan pokok yang lainnya kompak naik juga harganya,” ungkap Ade.

Sementara, Misnah, pedagang lainnya yang menjual kebutuhan bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih dan cabai kering, menuturkan hal yang sama. Harga penjualan di lapaknya masih terbilang normal, tak ada kenaikan harga yang berarti.

“Bawang merah saya jual hari ini Rp 30.000 per kilogram, sama saja seperti minggu lalu. Tapi, bawang merah ini tergantung ukurannya. Kalau yang besar-besar harganya lebih mahal sedikit dibanding jika ukuran bawang yang kecil. Sedangkan, untuk bawang putih ada sedikit kenaikan, sebelumnya Rp 23.000 menjadi Rp 25.000. Kalau cabai kering super harganya Rp 95.000 per kilo,” sebutnya.

Selain kebutuhan bahan pokok di atas, harga komoditas jenis telur juga masih normal. Baik jenis telur ayam ras, telur ayam kampung, maupun telur itik. Seperti dikatakan Burhan, pedagang telur di Pasar Lama, harga telur relatif masih sama dalam sepekan terakhir.

“Harga telur ayam ras Rp 24.000 per kilogram. Kalau telur ayam kampung Rp 2.200 perbutir, telur itik Jawa mulai Rp 2.200 sampai Rp 2.500 perbutir tergantung ukuran. Sedangkan, untuk telur itik Banjar atau Aluh-Aluh lebih mahal, mulai Rp 2.400 sampai Rp 2.600 per butirnya,” beber Burhan. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya