Pemkab Tapin Rakor Bahas Antisipasi Dini Kathutla

Rantau, KP – Menindaklanjuti instruksi Presiden RI terkait pencegahan dini kebakaran lahan dan hutan memasuki musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapin menggelar Rapat koordinasi antisipasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan kabupaten tapin tahun 2021. Bertempat Gazebo Makodim 1010 Rantau. Selasa (24/3/2021).

Rakor menghadirkan, Dandim 1010 Rantau Letkol Inf Andi Sinrang, Kabag Ops Polres Tapin Kompol Rainhard Maradona, Dinas Lingkungan Hidup Nurdin, Manggala Agni, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Damkar dan Kejaksaan

Sebelum membuka Rakor Wakil Bupati Tapin Syafudin Noor menyampaikan, pertemuan lintas sektor ini pentimg untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam upaya antisipasi dan pencegahan karhutla.

“Mudahan pertemuan ini dapat menemukan solusi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan tahun ini di Kab Tapin, “harap Wabup.

Menurutnya pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama dari seluruh pemangku kepentingan, jadi seluruh pihak harus terjun langsung sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam menanggulangi karhutla.

Upaya mencegah karhutla sangat perlu adanya solusi secara preventif angsung kepada masyrakakat pemasangan himbauan dan berbagai langkah pencegahan deteksi dini kebakaran hutan dan lahan.

“Berharap semua pemangku kepentingan bisa menjain sinergi dalam upaya mecegah dini karhutla,” punkasnya mengakhiri sambutan

Sementara Dandim1010 Rantau Letkol Inf Andi Sinrang mengatakan, pada prinsifnya pihaknya selaku keamanan siap membantu dalam pencegahan karhutla, karena sudah menjadi perintah komando atas.

Berita Lainnya
1 dari 264

“Hanya saja disarankan agar bisa membentuk tim di wilayah yang dipetakan rawan kebakaran, sehingga nantinya tim di wilayah dapat bergerak cepat mengatasi apabila terjadi bencana karhutla tidak menunggu dari komando atas,” ujarnya.

Selanjutnya adanya sinegritas dari semua pihak untuk.turut andil membantu dalam penanganan karhutla.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Said Abdul Nasir menambahkan, rakor karhutla ini menindaklanjuti instruksi preesiden RI pada rakornas pada beberapa waktu lalu, yang intinya menghadapi Karhutla agar diantisipasi lebih awal, baik penanganan, pencegahan sarana dan prasarana serta personilnya.

Dalam pertemuan ini disepakati sebagai langkah awal, kita akan menyiapkan status darurat bencana di kab tapin oleh bupati tapin, kemudian dianjutkan

Kemudian menyapkan sarana dan prasana serta personil dikesatuan masing-masing.

“Hal dilakukan menyiapkan status darurat bencana terkait karhutla kemudian kesiapan sarana prasarana dan personilnya,” ungkap Said.

Kemudian pula pada tahun ini juga penegalan hukum lebih ditingkatkan, untuk membuat epek jera bagi.warga yang sengaja kedapatan membakar hutan dan lahan.

Menurut data BPBD Tapin rawan bencana karhutla di Tapin meliputi Kecamatan Candi Laras Selatan, Candi Laras.Utara, Bakarangan dan Tapin Tengah termasuk wilayah berkarakter lahan gambut dan Kec Piani pegunungan masih ada kearifan lokal berladang berpindah dengan membakar. Namun pihaknya sudah memberikan edukasi kepada warga setempat untuk tidak membuka lahan dengan tidak membakarnya. (abd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya