PSU Pilwali Digelar 28 April, KPU : Tak Ada Masa Kampanye

Banjarmasin, KP – Proses pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin direncanakan bakal digelar pada 28 April 2021.

Hal tersebut sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dikeluarkan pada 22 Maret lalu. Yakni pelaksanaan PSU di tiga kelurahan yakni Kelurahan Mantuil, Kelurahan Murung Raya dan Kelurahan Basirih Selatan.

Lagi-lagi, ketiga kelurahan tersebut berada di wilayah Kecamatan Banjarmasin Selatan. Wilayah yang sama seperti pelaksanaan PSU dalam Pilgub Kalsel.

Namun bedanya, berdasarkan amar putusan MK, KPU Kota Banjarmasin diminta melaksanakan PSU maksimal selama 30 hari kerja setelah putusan dibacakan.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, KPU Kota Banjarmasin, Syafruddin Akbar menjelaskan, kalau berdasarkan putusan MK, maka hari terakhir pelaksanaan PSU pada 3 Mei 2021.

“Untuk sementara dari hasil rapat internal KPU Banjarmasin, Kamis (25/03) lalu, PSU di tiga kelurahan dilaksanakan pada 28 April 2021,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat (26/03) pagi.

Pria dengan sapaan Akbar itu menerangkan, bahwa KPU Banjarmasin akan segera menyampaikan hasil rapat internal tersebut ke KPU Kalsel dan juga KPU RI.

Akbar juga menjelaskan, bahwa pihaknya akan membuat rancangan tahapan PSU, mulai dari perekrutan badan ad hoc seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Kami sedang menyusun rancangan tahapan PSU di tiga kelurahan. Mudah-mudahan Senin sudah keluar jadwal tahapannya,” pungkasnya

Berita Lainnya
1 dari 277

Terkait logistik, pihaknya menurut Akbar akan menyiapkan surat suara sejumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di tiga kelurahan tersebut, ditambah 2,5 persen.

“DPT disana ada sekitar 29 ribu lebih. Namun kita masih punya sisa surat suara pada saat pencoblosan 9 Desember 2020 lalu sekitar 2.000,” tukasnya.

Lantas, apakah dalam PSU kali ini ada kesempatan bagi paslon untuk melakukan kampanye?

“Sesuai aturan, untuk PSU tidak ada tahapan kampanye untuk para paslon. Jadi tidak diperbolehkan berkampanye hingga pelaksanaan PSU,” ujarnya.

Akbar menambahkan, terkait pengawasan nantinya akan dilakukan oleh instansi yang berwenang yakni Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin.

“Pengawasan akan dilakukan oleh Bawaslu tentunya, apabila ada paslon yang melakukan kampanye atau di luar dari ketetapan,” jelasnya.

Sebelumnya itu, Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, Muhammad Yassar mengaku, masih menunggu arahan dari pusat terkait kampanye saat PSU.

“Sementara ini arahan dari KPU RI tidak ada kampanye. Tapi tetap kita masih tunggu arahan,” ungkapnya saat ditemui awak media, Selasa (23/03) siang.

Jika memang tidak ada masa kampanye, maka pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada peserta, dengan harapan mentaati aturan.

Pihaknya juga akan melakukan pengawasan, agar tidak ada paslon yang melakukan kampanye, apalagi secara terselubung. Mengingat pelaksanaan PSU bakal digelar di bulan suci ramadhan.

“Kita akan awasi kegiatan yang berkedok keagamaan. Misalnya buka puasa bersama dan sahur on the road,” tutupnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya