Sekda Nilai Puskud Kalteng Vakum

Palangka Raya, KP – Sekda Fahrizal Fitri mengatakan bahwa PUSKUD Kalteng selama ini vakum. Sekda pun berharap dengan adanya momentum ini, PUSKUD Kalteng dapat kembali aktif.

Penilaian itu ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi, Revitalisasi dan Pengembangan PUSKUD Kalteng, yang berlangsung sehari di Palangka Raya, Kamis (25/3). Karena itu Sekda menyatakan secara standar, secara persyaratan harus melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Terkait bagaimana pemilihan berikutnya, pengurusnya, karena ke depan banyak potensi di Kalimantan Tengah yang bisa ditangkap oleh koperasi,” ujar Sekda.

Ia menyontohkan dari Program Food Estate. “Food Estate, walaupun saat ini berada di Kapuas, Pulang Pisau, dan Gunung Mas untuk Food Estate Singkong, tapi kalau kita atas nama PUSKUD, saya rasa bisa berpeluang. Kita ambil peluang-peluang berkenaan dengan perekonomian yang ada di Kalimantan Tengah ini.

Untuk kemitraan dengan perkebunan kelapa sawit atau terkait plasma, koperasi bisa bekerja sama dalam hal jasa angkutan dan lain sebagainya, tergantung peluang yang ada.

Dia menyarankan agar dalam Rakor kali ini disediakan sesi khusus bagi koperasi-koperasi yang telah berhasil atau berprestasi untuk memberikan masukan dan saran serta memaparkan kisah sukses, sehingga dapat menggugah semangat para pengurus koperasi lainnya untuk berkembang dan menjalankan usaha secara optimal. Kami harapkan (koperasi) dapat menjadi “soko guru perekonomian di Kalimantan Tengah,” ujar Sekda.

Dikemukakan apabila perekonomian di Kalteng dikuasai oleh korporasi dan pertumbuhan ekonomi dipecah lagi dalam klaster-klaster, maka akan terlihat bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut cenderung lebih dinikmati oleh para pengusaha walaupun Kalteng tercatat maju secara perekonomian. “Kita ingin usaha di Kalimantan Tengah ini dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Berita Lainnya
1 dari 527

Terkait dengan pemilihan dan pelantikan Pengurus PUSKUD Kalteng yang juga akan dilaksanakan, Sekda berharap pengurus yang baru dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Pilihlah pengurus yang betul-betul membawa lembaga ini bisa lebih maju lagi, melakukan perbaikan-perbaikan terhadap unit-unit usahanya. Kita harapkan dengan adanya perbaikan-perbaikan, tentu mengakibatkan pergerakan perekonomian.

Diungkapkan pula saat pandemi Covid-19 ini, kita merasakan penurunan usaha, penurunan perekonomian, tapi lambat laun apabila perekonomian tergerakkan, maka Kalimantan Tengah bisa keluar dari keterpurukan.

Berbagai kebijakan, program, dan kegiatan telah dilaksanakan Pemerintah Pusat maupun Daerah dalam rangka pemberdayaan dan pengembangan koperasi, di antaranya pengembangan koperasi bidang produksi, jasa, pemasaran hasil produksi melalui pelaksanaan promosi atau pameran di dalam dan luar negeri, peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia, serta penataan kelembagaan koperasi.

Kemajuan perkoperasian, khususnya KUD-KUD di Kalimantan Tengah, diharapkan berkontribusi terhadap pengurangan angka kemiskinan, peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat untuk mewujudkan Kalteng makin Berkah.

Rakor dihadiri antara lain Fungsional Koperasi Ahli Utama pada Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI Budi Suharto, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalteng Ati Mulyati, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Kalteng Dehen Erang, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Barito Utara H. Mastur.

Acara juga diikuti oleh Kepala Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM se-Kalteng, Satgas Pengawas Koperasi Provinsi Kalteng, Tim Restrukturisasi Kelembagaan PUSKUD Kalteng, serta Pengurus KUD dan anggota PUSKUD se-Kalteng. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya