CSR Harus Diperkuat Meminimalisir Kemiskinan

Banjarmasin, KP – Wabah virus corona (Covid-19) yang belum dituntaskan selama satu tahun diprediksi jumlah warga miskin Kota Banjarmasin bertambah.

Anggota komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Yunan Chandra, mengatakan,di tengah sulitnya perekonomian ini ada tuntutan yang berkembang yaitu bagaimana masyarakat dapat keluar dari himpitan hidup.

Menurutnya, guna meminimalisir permasalahan sosial yang belum terpecahkan itu disadari bukanlah tanggung jawab pemerintah, tapi menuntut partisipasi tanggung jawab pihak swasta atau perusahaan.

“Terlebih dalam upaya mempercepat penanganan dan penanggulangan wabah virus corona saat saat sekarang. Di Indonesia bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat dikenal dengan program CSR (Corporate Social Responsibility),” ujar Yunan Chandra kepada {KP}, Selasa (27/4).

Anggota dewan dari Partai Nasdem itu menilai, di Banjarmasin selama ini ada kesan perusahaan dalam melaksanakan program CSR secara sporadic, tanpa sebelumnya melakukan koordinasi dengan Pemko Banjarmasin.

Di sisi lain lanjutnya, keikutsertaan pihak Pemko Banjarmasin dalam melakukan monitoring pelaksanaan CSR dirasakan masih sangat minim.

“Akibatnya, proses perencanaan pembangunan terutama dalam program pengentasan kemiskinan tidak terkoordinasi dengan baik, bahkan tidak jarang sering tumpah tindih dengan CSR,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengakui, terkait pelaksanaan program CSR Pemko nelalui Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah beberapa waktu lalu sudah menyampaikan himbauan agar perusahaan baik swasta, BUMD maupun BUMN yang ada di Kota Banjarmasin untuk turut serta berpartisipasi dalam mengentaskan kemiskinan.

Berita Lainnya
1 dari 3.189

Yunan Chandra mengatakan, .dasar hukum pelaksanaan CSR merupakan sebagai implementasi dari Undang-Undang Nomor : 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Pada pasal 74 ayat (1) menyebutkan bahwa Perseroan Terbatas (PT) yang menjalankan usaha di bidang dan atau bersangkutan dengan sumber daya alam wajib menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat..

Dalam perkembangannya katanya, CSR , saat ini tidak hanya sebagai sebuah tuntutan, tetapi juga sebuah kebutuhan bagi perusahaan. Untuk itu kalau CSR didesain dan diterapkan dengan benar, maka akan menjadi investasi sosial jangka panjang yang berguna tidak hanya meningkatkan image perusahaan di mata publik dan investor, tapi juga sebagai strategi bisnis dan pengendalian resiko sosial.

Terkait pelaksanaan aturan program CSR ungkapnya, , Pemko bersama DPRD Banjarmasin juga telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor : 2 tahun 2013 tentang Pengelolaan Dana Tanggung Jawab Sosial Kepada Masyarakat.

Seiring perkembangannya Perda ini pada awal Januari 2016 kemudian dilakukan revisi atau perubahan.Menurutnya, alasan dilakukan perubahan Perda tersebut karena perusahaan dalam menjalankan program CSR dinilai belum optimal.

Pertimbangan lain kata Yunan Chandra mengemukakan,, diketahui tidak semua perusahaan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai CSR. Belum lagi tidak semua perusahaan memiliki departemen atau divisi yang secara khusus menangani program CSR tersebut.

Dijelaskan dalam Perda CSR diamanat, setiap perusahaan berkewajiban untuk melaksanakan CSR kepada masyarakat dalam bentuk penyaluran dana dari jumlah keuntungan atas kegiatan usahanya.

Sementara lanjut Yunan Chandra lagi, dalam kerangka memfasilitasi pelaksanaan CSR Pemko Banjarmasin berkewajiban untuk membentuk Organisasi CSR, yaitu Banjarmasin Corporate Social Responsibility atau disingkat BCSR dan setiap perusahaan wajib menjadi anggota BCSR.

Dikemukakan, komitmen perusahaan melaksanakan tanggung jawab sosial kepada masyarakat ini diwujudkan dalam bentuk kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah daerah dalam hal ini Pemko Banjarmasin.

Menyinggung peruntukkan dana CSR sekali lagi ia mengemukakan, pertama akan dimanfaatkan untuk mendorong terwujudnya sistem perencanaan program daerah dan perusahaan yang berpihak pada masyarakat, kedua meningkatkan derajat kehidupan masyarakat serta dalam upaya mengurangi pengangguran dan kemiskinan. (nid)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya