Info Keliru Bantuan UMKM Harus Dicairkan Segera, KCP BNI Kandangan Diserbu Masyarakat

Kandangan, KP – Ratusan warga yang didominasi kaum ibu-ibu menyerbu Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Negara Indonesia (BNI) Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Jumat (9/4/2021) sejak pukul 8.00 Wita hingga menjelang tengah hari.

Hal itu disebabkan beredarnya informasi, terkait bantuan presiden usaha mikro, kecil dan menengah (Banpres UMKM) tahap kedua bisa dicairkan melalui salah satu bank yang ditunjuk sebagai distributornya.

Masyarakat dari berbagai kecamatan, hingga terjauh dari wilayah Daha ingin memastikan menerima bantuan sebesar Rp 1,2 juta itu dan segera menarik uangnya, terlebih untuk bekal Ramadan.

Warga Kecamatan Padang Batung, Diana mengatakan, masyarakat mendapat kabar bantuan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) itu harus dicairkan secepatnya.

“Terakhir hari ini katanya, harus cepat-cepat dicairkan, nanti diambil lagi oleh kementerian,” ujarnya.

Kasatpol PP dan Damkar HSS Iwan Friady menjelaskan, Satgas Covid-19 datang ke lokasi untuk mengimbau masyarakat tidak berkerumun, dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Namun, masyarakat makin banyak berdatangan dan sulit diatur, sehingga terpaksa dibubarkan.

Meski telah dibubarkan, sebagian dari mereka masih tetap berada di depan KCP bank BNI Kandangan untuk memastikan kebenaran informasi pencairan dana bantuan sosial.

Berita Lainnya
1 dari 568

Kepala Kantor Cabang BNI Barabai Ali Sulaiman menjelaskan, sebagai penyalur saat itu belum menerima petunjuk pelaksanaan (Juklak) dalam pembagiannya.

Ali Sulaiman mengakui, uang milik penerima sudah masuk ke rekening masing-masing. Namun Juklak pencairan belum diterima, serta masih diblokir sehingga belum bisa dicairkan.

“Kami menunggu Juklak yang diberikan, baru bisa kami cairkan,” ucapnya, saat dkonfirmasi melalui telefon.

Ia mengatakan, uang yang masuk ke rekening penerima tidak akan hangus dan hilang. Sehingga, masyarakat diminta memahami dan bersabar.

“Penyerahan harus sesuai prusedur, cuma masyarakat tidak sabar, jadi agak susah,” ucapnya.

Ia berharap, masyarakat bisa teratur, agar tidak ada kesalahan dalam proses pencairannya dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala KCP BNI Kandangan Donny saat didatangi di ruangannya menambahkan, Juklak sudah diterima Jumat (9/4) siang itu juga. Sehingga direncanakan bisa mulai pencairan mulai pekan depan.

Pihaknya menjadwalkan dengan jumlah 50 orang per hari. Lalu, berkoordinasi dwngan Satgas Covid-19 Kabupaten HSS, menginformasikam jadwalnya melalui camat.

Ia berharap, pencairannya ke depan bisa terlaksana dengan baik sesuai protokol kesehatan. (tor/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya