TPS Terbuka Dinilai Sudah Tidak Pantas

Banjarmasin, KP – Sampah memang menjadi persoalan dimana saja, termasuk di kota Banjarmasin. Berbagai kendala dihadapi selain masih adanya perilaku sebagian masyarakat yang belum sadar karena masih membuang sampah sembarangan dan bukan pada tempatnya, tapi juga dinilai belum layak serta memadainya sarana dan prasarana dimiliki.

“Seperti tersedianya tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang saya rasa sudah tidak layak dan tidak pantas lagi sehingga perlu dilakukan perubahan ,” kata anggota komisi III DPRD Kota Banjarmasin Aliansyah.

Kepada KP Senin (5/4/2021) Aliansyah sebelumnya mengemukakan pendapatnya, menyusul Banjarmasin mendapatkan penghargaan Trophy Adipura sudah saatnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara bertahap memprogramkan penghapusan TPS.

Minimal kata anggota dewan dari F-PKS ini berpendapat, merubah sistem atau bentuk TPS dari yang terbuka berubah menjadi tertutup atau lebih praktis lagi dengan menggantinya dengan kontainer.

Menurut penilaiannya, selama ini ada kesan keberadaan TPS terbuka sering menjadi persoalan. Masalahnya, sampah yang dibuang sebagian warga bukan pada tempat disediakan sehingga sampah berserakan hingga sampai ke jalan.”Belum lagi sulitnya mencari lahan untuk dijadikan TPS,” katanya.

Dikemukakan, dampak lain TPS sistem terbuka adalah selain mengurangi estetika kota, tapi juga menimbulkan bau tidak sedap, sehingga keberadaannya seringkali ditolaknya oleh warga sekitar.

Secara terpisah Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Marzuki mengakui, idealnya penyediaan TPS adalah dengan sistem tertutup.

Berita Lainnya
1 dari 2.648

TPS dengan sistem tertutup dibutuhkan ujarnya, agar sampah ketika dibuang tidak sampai menimbulkan bau dan berserakan kemana-mana.

Dijelaskannya, pihaknya sebenarnya secara bertahan sudah memprogramkan hal tersebut dengan menganggarkan pembelian kontainer.

Namun ungkap Zak sapaan akrab Marzuki, karena anggaran dimiliki terbatas, Dinas Lingkungan Hidup sampai sekarang baru memiliki puluhan buah kontainer sampah.

“Kontainer tempat pembuangan sampah yang secara langsung akan diangkut melalui truk ini tersebar dan kita tempatkan di beberapa titik seperti sekitar lokasi pasar,,” ujarnya.

Dijelaskan, keuntungan dari adanya penyediaan bak kontainer sampah salah satunya adalah untuk memudahkan petugas kebersihan dalam pengambilan, lantaran kontainer yang sudah berisi sampah bisa langsung dinaikan ke truk untuk selanjutnya dibuang ke TPA.

Dampak positif lainnya adalah, petugas tidak perlu repot-repot lagi menaikan sampah ke dalam truk, sehingga dari segi waktu lebih efisien.

“Masalah jika sampah dibuang asal-asalan cukup merepotkan petugas dalam melakukan pengambilan, sebab sampah yang seharusnya dibuang dalam bak kontainer berserakan,” demikian kata Marzuki. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya