Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

SK PMI Kota Banjarmasin Diserahkan, Kepengurusan Ananda Resmi Dilegitimasi

×

SK PMI Kota Banjarmasin Diserahkan, Kepengurusan Ananda Resmi Dilegitimasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260822 WA00231

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin periode terbaru resmi mendapatkan legitimasi setelah Surat Keputusan (SK) Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Selatan diserahkan kepada jajaran pengurus PMI Kota Banjarmasin.

Penyerahan SK tersebut merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Kota (Muskot) PMI Banjarmasin yang sebelumnya telah membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan.

Kalimantan Post

“Dari hasil musyawarah kota beberapa waktu lalu, sudah sampai pada pembentukan formatur dan kepengurusan. Mereka kemudian menyampaikan kepada PMI Provinsi untuk dibuatkan keputusan pengurus,” ujar Ketua PMI Provinsi Kalsel H Gusti Iskandar di sela2 penyerahan SK Kepengurusan PMI Kota Banjarmasin kepada Hj Ananda, Sabtu, (22/08/2026).

Menurut Gusti Iskandar, penerbitan SK tersebut memberikan legitimasi bagi kepengurusan PMI Kota Banjarmasin dalam menjalankan roda organisasi, baik untuk kepentingan internal maupun dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Hj Ananda, PMI Kota Banjarmasin dapat kembali menunjukkan kiprahnya seperti sebelumnya, terutama dalam menangani berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.

“Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Bu Hj Ananda, PMI Kota Banjarmasin kembali seperti yang dulu, mampu mengatasi berbagai situasi, khususnya dalam persoalan kemanusiaan di Kota Banjarmasin,” harapnya.

Terkait susunan kepengurusan yang telah dibentuk, ia menegaskan pihaknya memberikan persetujuan karena struktur tersebut merupakan hasil keputusan tim formatur yang mendapat mandat dari Muskot.

“Tidak ada masalah. Itu merupakan hasil keputusan tim formatur yang diberikan mandat oleh musyawarah kota untuk membentuk kepengurusan. Alhamdulillah mereka sudah menyusun dan membentuknya. Saya tentu mengaminkan dan memberikan persetujuan,” katanya.

Dengan diterbitkannya SK tersebut, kepengurusan PMI Kota Banjarmasin diharapkan dapat segera memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelecehan Diusut Polisi, Disdik Banjarmasin Sedang Koordinasi BKPSDM soal Status Oknum Guru

{{Benahi Kepengurusan}}

Ketua PMI Kota Banjarmasin Hj Ananda usai menerima SK kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin periode 2025-2030 mengatakan sejumlah pekerjaan rumah sudah menanti kepengurusan baru untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kemanusiaan.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima surat keputusan tentang pengesahan pengurus PMI Kota Banjarmasin periode 2025-2030. Banyak PR yang harus dilakukan,” ujar Ananda usai menerima SK yang didampingi Sekretaris PWI Kota Arif Syarkawi dan Ketua Bidang Organisasi M Roby.

Ia menyebutkan, sedikitnya ada tiga hal yang menjadi prioritas, yakni penguatan organisasi, penguatan relawan, serta pembenahan Unit Donor Darah (UDD).

Menurutnya, penguatan UDD menjadi perhatian penting, terlebih belakangan ini terjadi persoalan terkait ketersediaan darah yang berdampak pada masyarakat yang membutuhkan.

“Banyak yang harus kami benahi. Apalagi kita tahu akhir-akhir ini terjadi kelangkaan. Ini menjadi salah satu perhatian kami,” katanya.

Ananda berharap kepengurusan baru mampu membawa PMI Kota Banjarmasin kembali menunjukkan kiprah terbaiknya dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan.

Hal tersebut sejalan dengan harapan Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan agar PMI Kota Banjarmasin dapat kembali mengukuhkan perannya dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.

“Kami mohon doa dan dukungannya kepada seluruh masyarakat Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sebagai langkah awal, Ananda akan menggelar rapat bersama seluruh jajaran pengurus dan staf PMI Kota Banjarmasin. Rapat tersebut diperlukan untuk menyatukan langkah sekaligus melakukan pembenahan di tengah masa transisi organisasi.

“Langkah awal adalah rapat bersama seluruh pengurus, kemudian rapat bersama seluruh staf di Markas PMI Kota Banjarmasin. Sekarang ini sedang terjadi transisi, sehingga ada status yang masih membingungkan bagi relawan maupun karyawan,” jelasnya.

Ia berharap proses transisi dapat segera diselesaikan sehingga seluruh jajaran PMI Kota Banjarmasin dapat bekerja secara optimal dan fokus memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan