Demi Rayakan Kemenangan Ibnu-Arifin, Alim Ukir Angka ‘2’

Proses diukirnya rambut dilakukan setelah ditetapkannya paslon yang dikenal dengan jargon Baiman ditetapkan perolehan suara terbanyak di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020

BANJARMASIN, KP – Berbagai macam cara dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas capaian yang sudah didapat. Baik bagi diri sendiri maupun apa yang telah dicapai oleh sosok yang diidolakan.

Sepertinya yang dilakukan Alim, salah satu pendukung pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin nomor urut 2, Ibnu Sina – Arifin Noor ini sengaja mencukur rambutnya dengan ukiran angka ‘2’ di bagian belakang kepalanya.

Pria bertubuh gempal itu menjelaskan, bahwa hal tersebut dilakukan atas kesadaran dan kemauan dirinya sendiri.

“Kemarin itu saya bernazar, kalau Pak Ibnu Sina dan Arifin Noor ini meraih suara terbanyak. Rambut saya akan dibotakin, dan ditulis angka 2 di belakangnya,” ungkapnya menceritakan saat dibincangi awak media, Senin (03/05) siang.

Ia menceritakan, bahwa proses diukirnya rambut miliknya tersebut dilakukan tepat setelah ditetapkannya paslon yang dikenal dengan jargon Banjarmasin Baiman itu sebagai kandidat dengan perolehan suara terbanyak di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin tahun 2020 oleh KPU pada Minggu (02/05) kemarin malam.

“Memang ini bentuk sukacita dari saya pribadi. Disamping bersyukur kepada Allah atas kemenangan beliau, beginilah saya mengekspresikannya,” cetus Alim.

Rasa girang yang diperlihatkan Alim tersebut bukan tanpa alasan, diketahui dirinya merupakan salah satu orang yang berada di barisan terdepan dalam mengawal Ibnu Sina – Arifin Noor maju dalam memperebutkan kursi komando di Pemerintahan Kota (Pemko) Banjarmasin ini.

“Kebetulan saya sangat mengidolakan mereka berdua (Ibnu-Arifin). Makanya saya sangat senang ketika mendengar kabar kalau beliau mendapat suara terbanyak,” ujarnya.

Padahal, ia menekankan, bahwa dirinya sama sekali tidak tidak ada kontrak atau janji politik dengan Ibnu Sina ataupun Arifin Noor. Apalagi kaitannya dengan tim pemenangan dalam hal politik.

Berita Lainnya
1 dari 2.771

“Kami bukan kader partai pendukung, kami masyarakat Banjarmasin yang mengidolakan beliau berdua. Sikap anti money politik yang menjadi komitmen mereka jadi alasan utama kenapa kami, khususnya saya pribadi siap mengawal Ibnu-Arifin,” tukasnya.

Ia membeberkan, bahwa pendukung atau simpatisan Ibnu-Arifin yang mencukur rambutnya dengan angka 2 tidak hanya dirinya saja.”Ada satu lagi teman kami yang juga mengukir angka 2 di rambutnya,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana akan membuat syukuran kecil-kecilan yang tersebar di banyak tempat lokasi sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan idolanya tersebut.

“Renacananya sehabis Idulfitri ini, tepatnya setelah beliau berdua dilantik kami akan melakukan syukuran bersama warga, sekaligus menampung aspirasi warga untuk disampaikan kepada Pak Ibnu dan Arifin selaku pemegang kebijakan di kota ini,” paparnya.

Kendati demikian, setelah resmi dilantik, Alim menekankan bahwa dirinya beserta teman-teman pendukung Ibnu-Arifin akan berada di posisi yang berseberangan dengan idolanya.

“Ini kami lakukan sebagai kontrol terhadap seluruh kebijakan yang menjadi keputusan beliau. Terutama untuk menjalankan semua janji-janji yang beliau sampaikan dalam program kerjanya ketika kampanye kemarin,” pungkasnya.

Terpisah, saat dimintai tanggapan terkait apa yang dilakukan pendukungnya itu, Ibnu Sina mengaku kaget dengan apa yang dilakukan Alim dengan satu temannya.

“Rupanya yang bersangkutan ini bernazar. Kalau paslon nomor urut 2 unggul, maka akan menulis angka 2 di kepalanya,” ujarnya saat ditemui Kalimantan Post di sela kegiatan Ramadhannya di salah satu panti asuhan di Jalan Cendana, Banjarmasin, Senin (03/05) malam.

Disamping itu, ia tetap menghargai apa yang dilakukan para pendukungnya dalam mengekspresikan rasa syukur. Menurutnya hal itu menunjukkan sifat fanatisme yang positif.

Namun, Calon Wali Kota Petahana ini tetap mengingatkan kepada para pendukungnya untuk tetap mengekspresikan rasa kegembiraan dengan hal yang positif atas perolehan suara yang diraihnya di Pilwali ini.

“Tetap pada jalurnya, jangan euforia berlebih. Apalagi sampai menimbulkan kerumunan. Yang pasti ini adalah kemenangan warga Banjarmasin. Bukan kemenangan satu kelompok saja,” tutupnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya