Kemenag Banjarmasin Laksanakan Vaksin Tahap Dua

Banjarmasin, KP – Guna meminimalisir potensi hadirnya komplikasi serius ketika terpapar atau tertular virus corona sehingga akan membantu melindungi orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat covid-19.
Kementrian Agama (Kemenag) Kota Banjarmasin kembali melaksanakan vaksinasi yang kedua bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor di Aula Bararakatan Kemenag Banjarmasin.

Kepala Kantor Kemenag kota Banjarmasin H.Muhammad Rofi’i,S.Ag.,M.Pd.I mengatakan, penyuntikan yang dilakukan untuk memicu sistem kekebalan tubuh.Dimana vaksin yang mengandung virus SARS-CoV-2 yang sudah tidak aktif dimasukan dan memproduksi antibodi untuk melawannya

“Vaksinasi covid-19 dapat melindungi tubuh dengan menciptakan respon antibodi atau imun yang lebih kuat dalam menghadapi virus corona guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada ASN dalam melayani masyarakat,” katanya Senin (17/5/2021)

Proses vaksinasi yang kedua tersebut kurang lebih sama dengan proses pelaksanaan vaksin yang pertama, dimulai pendaftaran yakni mengecek kelengkapan administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Melakukan proses screening oleh petugas kesehatan dengan mengukur tekanan darah, suhu tubuh dan konsultasi jika ada riwayat penyakit tertentu yang diderita oleh pegawai yang memiliki kontra indikasi terhadap vaksin tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 2.979

“Jika lolos tahapan ini dilanjutkan ke tahap vaksinasi kedua dengan dosis vaksin sekitar 0,5 cc yang disuntikkan pada bahu kiri dan menjalankan proses observasi kira-kira selama 30 menit, untuk melihat apakah pegawai mengalami kondisi pasca vaksin, seperti alergi akibat pemberian vaksin,” ujarnya.

Sementara Kepala Sub.bagian Tata Usaha Drs.H.Zainal Mutaqqin,M.I.Kom. mengatakan ASN sebagai pelayan publik diharapkan bisa menjadi role model bagi masyarakat yang masih enggan melakukan vaksinasi sehingga dapat meluruskan dari stigma negatif menjadi positif, paling tidak ini adalah bentuk ikhtiar dalam rangka menghadapi virus yang semakin hari semakin meningkat.

“Dengan dilakukannya vaksinasi bukan berarti sepenuhnya dapat terhindar dari infeksi virus Corona, namun tetaplah menerapkan protokol kesehatan dan laksanakan disiplin 5M untuk mencegah COVID-19,” pungkasnya. (fin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya