Pemko Diminta Jemput Bola Kejar Target Vaksin Lansia

Banjarmasin, KP – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim meminta pemerintah kota (Pemko) menerapkan metode jemput bola dalam program vaksinasi Covid-19 untuk kelompok masyarakat lanjut usia (lansia).

Metode itu dilakukan ujarnya, dengan mendatangi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai penerima vaksin. Dengan demikian jumlah lansia penerima vaksin dapat meningkat.

“Ke depan tidak terfokus dengan membangun sentra vaksinasi, sebab bisa saja kendala jarak yang jauh dan sebagainya menjadi persoalan kenapa lansia malas mengikuti program vaksinasi,” kata Zainal Hakim kepada {KP{ Rabu (7/7/2021) kemarin.

Wakil Ketua Komisi diantaranya membidangi masalah kesehatan dan pendidikan ini mengingatkan, vaksinasi bagi lansia sangat penting karena lansia merupakan kategori yang rawan terpapar Covid-19.

Ia memaparkan hingga saat ini pencapaian program vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia (Lansia) di Banjarmasin masih sangat rendah di bawah 15 persen dari target sasaran.

“Jadi kita minta pemerintah kota melakukan langkah agresif untuk program vaksinasi bagi Lansia ini, langsung “jemput bola” dengan mendatangi ke rumah-rumah lansia,” ujar politisi dari PKB ini.

Menurutnya, metode jemput bola dilakukan dengan cara harmonis, dibujuk dan dijelaskan dengan baik kepada lansia agar mereka menyadari betapa pentingnya menerima vaksin.

” Sebab mungkin saja kebanyakan lansia itu takut setelah divaksin jadi sakit atau takut ada efek vaksin. Ini harus dijelaskan, bahwa vaksin sangat bermanfaat untuk mencegah dari kemungkinan terpaparnya virus corona,” katanya.

Berita Lainnya
1 dari 3.257

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengakui, vaksinasi Covid-19 bagi Lansia masih sangat rendah, yakni, baru 14 persen dari target sasaran 57.720 orang.

Menurut dia, sejak program vaksinasi Covid-19 tahap ke-2 dilaksanakan pada Maret hingga memasuki akhir Juni ini dengan sasaran utama para Lansia, di Banjarmasin baru divaksin sebanyak 8.227 orang atau baru 14,7 persen dari target sasaran.

Sembilan Puskesmas Layani Vaksin Gratis

Ia juga memaparkan, sasaran vaksin sudah melayani masyarakat umum atau dari usia 18 tahun ke atas salah satunya di Puskesmas, Machli Riyadi mengemukakan, dari 26 puskesmas di Banjarmasin baru sembilan yang betul-betul siap melayani program vaksinasi.

Pemberian vaksin kepada masyarakat umum berdasarkan surat edaran Nomor : 442.12/86-P2P/Diskes Banjarmasin yang di mulai 1 Juli 2021.

” Sebenarnya kita berharap seluruh puskesmas di Banjarmasin bisa memberikan layanan vaksin Covid-19 untuk masyarakat umum dengan syarat KTP Banjarmasin atau surat keterangan domisili Banjarmasin,” kata Machli.

Dikemukakan sembilan Puskesmas yang sudah melaksanakan pemberian layanan vaksin gratis yakni, Puskesmas Alalak Tengah, Puskesmas Sungai Jingah, Puskesmas Basirih Baru, Puskesmas Pekapuran Raya.

Selanjutnya, SMP Terminal, Puskesmas Teluk Dalam, Puskesmas Alalak Tengah, Puskesmas Sungai Bilu dan Puskesmas Beruntung Raya. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya