TNI Lanal Banjarmasin Berhasil Vaksin 6.902 Warga Kalsel

Banjarmasin, KP – Memasuki hari ke 2, sebanyak 62 orang telah divaksinasi oleh Tim Vaksinator Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dengan menggunakan vaksin jenis Sinovac sebanyak 6 Vial, namun yang bisa divaksin sebanyak 58 orang dan 4 orang tidak lolos Screaning (Tertunda).

Selain masyarakat Kota Banjarmasin, sebagian peserta vaksinasi datang dari luar Banjarmasin, antara lain daerah Martapura, Banjarbaru dan Marabahan yang bekerja sebagai nelayan dan TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) di pelabuhan serta diikuti oleh warga sekitar yang bekerja sebagai pedagang campuran yang mangkal di pasar – pasar.

Mereka sangat Antusias untuk bisa mendapatkan Vaksin. Seperti, dikatakan Iwan, seorang Nelayan lokal dari Marabahan. Ia mengungkapkan terima kasihnya, lantaran sudah bisa mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI AL Lanal Banjarmasin, agar meningkatkan kekebalan imunitas dan terlindungi dari wabah Covid-19 pada saat mencari ikan di laut.

Sejauh ini, Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin sudah menyelenggarakan kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional di beberapa tempat di wilayah Kalimantan Selatan sebanyak 6.902 orang.

Berita Lainnya
1 dari 3.548

Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Herbiyantoko M.Tr. Hanla melalui Pjs. Kepala Balai Pengobatan Lanal Banjarmasin, Mayor Laut (K/W) dr. Mutia Indrasakti mengatakan, kegiatan Serbuan Vaksinasi di hari yang ke 2 ini berjalan lancar dan aman.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Selain itu, kami juga memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Peserta bertambah, walau tidak signifikan,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, setidaknya bisa mencapai target vaksin yang diinginkan oleh Pemerintah RI dan pimpinan TNI AL yaitu Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, untuk berkomitmen serta mendukung sepenuhnya dalam memerangi Wabah Covid-19 menuju tatanan hidup sehat yang baru.

dr. mutia berharap, warga yang belum mendapatkan vaksin agar segera datang ke tempat – tempat yang telah disediakan.

“Tidak usah takut, vaksin ini aman, steril dan halal untuk digunakan masyarakat Indonesia,” ucap dr. Mutia. (Fik/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya