Pasutri Kedapatan ‘Mengutil’

Banjarmasin, KP – Demi ongkos hidup keluarga, pasangan suami istri (Pasutri) bernama Sarifudin (42) dan Rini Matiningsih (40) terpaksa mengutil di ritel Alfamart kawasan Jalan AMD Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan, Sabtu (7/8) siang, sekitar pukul 11.45 WITA.

Memuluskan aksinya, pasutri beralamat Jalan Prona I Gang Pelita II RT 13 RW 01 Banjarmasin Selatan ini dengan menyamar sebagai pembeli.

Saat karyawan minimarket itu lengah, keduanya secara cepat memasukan sejumlah barang ke dalam pakaiannya. Setelahnya ke luar dengan membawa barang-barang tersebut tanpa membayar.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryanto S.Sos melalui Kanit Reskrim, AKP Sunarto SH, menyebutkan keduanya berkerjasama dalam aksi tersebut.

“Jadi yang pertama suaminya dulu masuk. Setelah berhasil, si istri yang akan masuk dan melakukan hal serupa,” ucapnya, Kamis (12/8).

Namun pasutri tersebut apes, karena saat melancarkan aksinya kali ini terekam kamera pengintai.

Berita Lainnya

Pembagian Nasi Bungkus Polsekta Banjarmasin Barat

Duda Ditemukan Tewas Membengkak

1 dari 1.497

“Merasa dirugikan, Muhammad Yusra (24) warga Jalan Kelayan A RT 14 RW 02 Banjarmasin Selatan selaku pihak Alfarmart melaporkan kejadian tersebut ke pihaknya dengan berbekal bukti rekaman CCTV,” ungkapnya.

Setelah dilihat rekaman kamera tersembunyi (CCTV), anggota langsung melakukan penyelidikan, ternyata Pasutri ini tinggal di rumah sewaan yang berada di Jalan Prona I Gang Pelita II RT 13 RW 01 Banjarmasin Selatan.

“Lalu sekitar pukul 22.00 WITA, kedua tersangka ini ditangkap dan langsung dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan, bersama barang buktinya,” katanya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan anggota, yakni satu Mustika ratu minyak Zaitun, minyak telon, aroma teraphi cap lang, Rexona man, satu bungkus gillet long handle, dua pupur pixy, pupur wardah, satu kotak susu SGM, satu bungkus beras merk raja isi 5 Kg.

AKP Sunarto SH, memastikan Pasutri tersebut akan dikenakan Pasal 363 KUHP.

“Alasannya mencuri, karena faktor ekonomi. Si suami yang merupakan tukang urut mengaku sudah lama menganggur,” tukasnya. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya