PPKM Banjarmasin Akhirnya Diperpanjang Hingga 6 September

Banjarmasin, KP – Pemerintah Pusat akhirnya menetapkan Pemko Banjaramsin masuk wilayah PPKM di Luar Pulau Jawa-Bali yang akan berakhir pada 23 Agustus 2021, ternyata secara resmi oleh pemerintah pusat kembali diperpanjang sampai 6 September.

Pasalnya, dalam Rapat Evaluasi Covid-19 yang dilaksanakan secara virtual melalui media Zoom Meeting, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian berpesan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, untuk tidak mengeluarkan kebijakan sebelum adanya arahan dari Presiden RI, Joko Widodo, terkait dengan penerapan PPKM di Dalam dan Luar Pulau Jawa-Bali.

“Jadi mohon sebelum ada keputusan resmi dari Bapak Presiden, teman-teman kepala daerah dan kita semua lebih baik tidak membuat keputusan pengumuman resmi sebelum ada keputusan dari Bapak Menko dan Presiden,” katanya, Sabtu (21/08).

Setelah melihat data angka kasus Covid-19 di dalam maupun luar Jawa-Bali, Tito juga berpesan menyampaikan beberapa pesan, khusus untuk Pulau Kalimantan yang sebagian masih berada di zona oranye dan merah, untuk dapat lebih menekan mobilitas masyarakat dan mempercepat vaksinasi.

Mendengar instruksi dari Menteri Dalam Negeri RI, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menjelaskan, hal tersebut dikarenakan adanya instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang disampaikan dalam Rapat Evaluasi Covid-19 secara virtual melalui media Zoom Meeting belum lama tadi.

Ia membeberkan, dalam rapat tersebut, Mendagri berpesan kepada seluruh seluruh kepala daerah di Indonesia, untuk tidak mengeluarkan kebijakan sebelum adanya arahan dari Presiden RI, Joko Widodo, terkait dengan penerapan PPKM di Dalam dan Luar Pulau Jawa-Bali.

“Kita belum bisa memastikan apakah status PPKM ini lanjut atau tidak. Karena tadi ada instruksi dari Pak Mendagri, maka daerah-daerah tidak boleh mengambil kebijakan lain,” ucapnya dalam video yang diunggah Ibnu sina di akun Instagramnya, Sabtu (21/08).

Alhasil, status kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat Bumi Kayuh Baimbai ini masih belum jelas keberlanjutannya. Apakah dilanjutkan dengan level yang sama atau dapat diturunkan.

Berita Lainnya
1 dari 3.554

Sehingga, ia meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat terkait status PPKM di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini.

“Jadi pada intinya, kita menunggu Inmendagrinya apakah setelah tanggal 23 Agustus nanti lanjut atau tidak tergantung hasil evaluasi dari Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Namun ia berharap, dalam kurun waktu beberapa hari sebelum dilaksanakannya evaluasi terkait perpanjangan PPKM oleh Presiden RI, para tenaga surveilans dan aparat penegak protokol kesehatan dapat lebih mengetatkan penerapan protokol kesehatan 5M dan meningkatkan rasio lacak dengan melakukan 3T.

“Kami berharap Kota Banjarmasin bisa turun level atau kita cukupkan PPKMnya, sehingga terkait dengan langkah-langkah yang lebih dimaksimalkan adalah terkait dengan vaksinasi, kemudian juga terkait dengan 3T dan 5M,” harapnya.

Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, yang juga menjadi harapan bagi seluruh warga Kota Banjarmasin, Ibnu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

Sehingga pada saat dilaksanakannya rapat evaluasi oleh Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin pada hari Senin (23/08) mendatang, angka kasus Covid-19 dapat menurun. “Jadi, bapak dan ibu warga Kota Banjarmasin tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” tandasnya.

Disisi lain, ia membeberkan, bahwa setelah melihat data angka kasus Covid-19 di dalam maupun luar Jawa-Bali, Tito juga berpesan menyampaikan beberapa pesan, khusus untuk Pulau Kalimantan yang sebagian masih berada di zona oranye dan merah.

“Mendagri juga berpesan khusus untuk Pulau Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan untuk dapat lebih menekan angka mobilitas masyarakat dan mempercepat vaksinasi,” tuntasnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya