Kewajiban Pemko Sebatas Mengeluarkan SHGB

Banjarmasin, KP – Plt Asisten I Bidang Pemerintahan di Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Banjarmasin, Dolly Syahbana menegaskan, bahwa kewajiban Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kini hanya mengeluarkan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).

“Kedepannya, tinggal pihak terkait yang membangun BTC (Banjarmasin Trade Center) yang mempergunakannya,” ucapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Jumat (3/9) sore.

Termasuk dengan mengurus persoalan lainnya. Seperti misalnya apabila pihak pembangun BTC ingin melakukan penertiban puluhan kios yang berada tepat di depan bangunan gedung.

“Kalau sudah dikerjasamakan itu adalah kewenangan pihak pembangun BTC. Tapi, pihak pembangun boleh meminta bantuan ke pihak Satpol PP untuk melakukan penertiban,” jelas Dolly.

Lebih lanjut. Menurut Dolly, puluhan kios, yang digunakan sebagai loket tiket bus, maupun warung, sebenarnya sudah disediakan di kawasan terminal oleh pihak Pemerintah Provinsi Kalsel.

Namun, selama ini memang tak kunjung difungsikan.

“Jadi, lahannya memang sudah disediakan,” tutupnya.

Berita Lainnya

Sekda Definitif Terhalang Rekom Gubernur

1 dari 9

Di sisi lain, pada Jumat (3/9) siang, Kalimahtan Post mencoba mengunjungi gedung BTC itu. Kondisinya cukup memprihatinkan. Gedung dikelilingi semak belukar.

Cat bangunan pun sudah memudar. Di bagian teras depan, diletakkan banyak kandang berisi ayam, dan dijadikan sebagai garasi motor.

Rolling door bangunan gedung tampak diselubungi karat. Meski tampak dililit rantai gembok, salah satu bagian rolling door tampak terbuka.

Menengok ke bagian atas gedung, sebagian kaca jendela-jendela yang terpasang pun tampak pecah.

“Setahu saya, bangunan itu memang tidak pernah dijaga. Karena memang tak ada isinya,” ucap Lati, salah satu warga setempat yabg berprofesi sebagai PKL.

Perempuan penghuni salah satu kios yang berada tepat di depan bangunan gedung BTC, itu juga menuturkan hal lain.

Saking lamanya bangunan gedung tersebut tak difungsikan, dirinya kerap mendengar cerita horor yang berseliweran.

“Ada yang bercerita bahwa pernah melihat sosok perempuan berambut panjang. Ada pula yang pernah mendengar seperti bunyi lonceng dari dalam situ. Macam-macam. Kalau saya sih, selama di sini tak pernah mendengar atau melihat hal aneh dari bangunan itu,” tuntasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya