Bupati Bartim Minta Sekola Kawal Ketat Prokes

Tamiang Layang, KP – Bupati Ampera AY Mebas mengingatkan kembali akan pentingnya protokol kesehatan selama penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di lembaga satuan pendidikan agar tidak menjadi sumber penularan atau klaster Covid – 19.

“Saya minta meminta pihak sekolah serius mengawal pelaksanaan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Jangan sampai terjadi klaster sekolah, lakukan pengawasan selama PTM diselenggarakan,” kata Bupati Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Kamis (21/10).

Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah tersebut mengimbau, guru dan anak didik tetap melaksanakan prokes. Pihak penyelenggara mesti bertanggungjawab selama proses belajar mengajar sekolah.

Berita Lainnya
1 dari 173

PTM terbatas telah mulai dilaksanakan sejak hari Senin (18/10) di Kabupaten Bartim. Dari sekolah tingkat dasar atau SD hingga SMA sederajat menyelenggarakan simulasi penerapan prokes.

Antara lain, kata dia, pemakaian masker oleg guru wajib dilaksanakan di areal sekolah. Semua pihak guru dan anak didik juga mengikuti prosedur mencuci tangan dan pengecekan suhu tubuh saat masuk areal sekolah.

Pengaturan jarak meja dan kursi di ruang kelas dilakukan sesuai standar jaga jarak antar murid. Dilakukan pembatasan kuota anak didik dengan membaginya menjadi beberapa sesi tatap muka. Kemudian, pengurangan waktu belajar dari hari normal.

“Saya mengharapkan betul – betul pelaksanaan prokes selama PTM di sekolah bisa mencegah terjadinya penularan Covid – 19,” demikian Ampera. (vna/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya