Untuk kejadian di SGO, diduga sengaja dibakar oleh OTK (Orang Tak Dikenal).
PALANGKA RAYA, KP – Kebakaran hebat di Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (12/8) dinihari, sekitar pukul 02.10 WIB.
Termasuk gedung eks Sekolah Guru Olahraga (SGO) Fakultas Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Palangka Raya (UPR) Kalimantan Tengah, di Jalan RA Kartini, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Rabu sorenya.
Untuk kejadian di Kantor Gubernur
api membakar pada bangunan sisi kanan Aula Jayang Tingang.
Gedung yang tebakar Biro Ekonomi, Sekretariat Tim Teknis Pengendalian Inflasi Daerah dan Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalteng.
Pemadaman dilakukan dengan melibatkan pemadam dari BPBD Kalteng, pemadam swasta dan masyarakat sekitar.
Setelah berjibaku, kobaran api dapat diatasi dalam waktu satu jam.
Kemudian petugas melakukan pendinginan karena masih terlihat api kecil di dalam gedung yang terbakar.
“Pemadaman tidak ada kendala. Namun untuk hydran air kurang kencang,” kata Komandan Tim Regu D BPBD Provinsi Kalteng Boby Cahyadi, pada awak media.
Menurutnya, dalam proses pemadaman ini BPBD menerjunkan empat mobil tangki.
“Ini akan kita evaluasi. Untuk biro ini pasti akan beralih tempat untuk sementara,” tambah Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di sela peninjauan ke lokasi kebakaran.
Selain gubernur, Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, Kepala Biro (Karo) Kesra Setda Rus’ansyah dan lainnya juga memantau lokasi.
“Yang terbakar kantor dari Biro Kesra Setda Kalteng.
Tentunya dari pihak berwenang yang akan melakukan investigasi, sekarang upaya kita adalah memadamkan dulu,” kata Sekda Kalteng Linae Victoria Aden.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Kalteng Rus’ansyah mengatakan hampir seluruh ruangan di gedung tersebut terdampak kebakaran.
Ruangan terbakar memang di gedung tersebut di antaranya ruang kepala biro (karo), kepala bagian
(kabag), kepala subbagian (kasubag), serta ruangan staf.
“Kalau yang terbakar hampir semua ruangan. Ada ruang karo, ruang kabag, ruang kasubag dan sebagainya. Termasuk seluruh staf kita di sana terbagi ruangannya,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan kondisi sementara di lokasi, belum diketahui barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Pemeriksaan terhadap kondisi barang dan dokumen baru dapat dilakukan setelah api benar-benar padam dan proses pemeriksaan oleh kepolisian selesai.
Kembali Dikagetkan
Usai kejadian dinihari, sejumlah relawan BPK dibuat sibuk dengan terbakarnya gedung eks SGO UPR
Untuk kejadian di SGO, diduga sengaja dibakar oleh Orang Tak Dikenal (OTK), dan ini masih terus diselidiki Kepolisian setepat, meski dari informasi ada mengamankan seorang terduga, yang massih dirahasiakan iidentitasnya ,
“Laporan kebakaran kami terima sekitar pukul 15.34 WIB dari seorang siswa SMA. Saat kami tiba, api telah membesar pada bagian tengah bangunan, diperkirakan api berasal dari bangunan kosong tersebut,” kata Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Palangka Raya Alfrianto, usai meninjau lokasi.
Tim gabungan pemadam kebakaran bersama relawan kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman guna mencegah api menjalar ke bangunan di sekitar gedung.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga sekitar pukul 16.00 WIB untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala.
“Upaya pemadaman dilanjutkan dengan proses pendinginan yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB untuk memastikan tidak ada lagi bara tersembunyi dan api benar-benar padam,” ucapnya.
Besaran kerugian materiil akibat kebakaran tersebut belum diketahui karena masih dalam proses pendataan, sedangkan penyebab pasti kebakaran juga masih dalam penyelidikan. “Diperkirakan api berasal dari bangunan kosong tersebut,” ujarnya.
Di lokasi, Kelisian melakukan pemeriksaan dan mengamankan barang yang diduga berkaitan dengan kebakaran, termasuk temuan kotak telor yang terbakar di sekitar lokasi dan disbeut ada sonag yang elah diamankan. (*/ant/K-2)















