Ada 127 Hektar Kawasan Kumuh di Banjarbaru

Banjarbaru,KP- Upaya Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menuntaskan permasalah kawasan kumuh perkotaan, terus dilakukan dengan upaya penataan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjarbaru, Kanafi menyebut dengan indikator yang ada saat ini untuk kawasan kumuh di Kota Banjarbaru masih ada dengan luas 127 hektare, di lima Kecamatan Se Kota Banjarbaru salah satunya kawasan kumuh terbesar ada di Kecamatan Cempaka

Kanafi menerangkan penanganan tersebut sudah disusun dalam masterplan Bappeda 2019 untuk meningkatkan kualitas permukiman kumuh.

Berita Lainnya
1 dari 759

“Kami berharap dengan adanya masterplan ini pemerintah pusat dapat memberikan bantuan dana untuk penanganan kawasan kumuh di kota ini,” ujarnya.

Untuk menyelesaikan kawasan kumuh, Pemko Banjarbaru mengangkat tema ‘Galuh Basasirangan’, yang mana kata Galuh merupakan representasi dari intan, sebagaimana mayoritas penduduk Cempaka merupakan pendulang intan.

“Dan kata Sasirangan merupakan perwujudan dari ekonomi kreatif dimana warga merubah kebiasaan yang biasa penduduknya menambang mulai merubah mata pencariannya sebagai penambang ke ekonomi kreatif,” jelasnya.

Bahkan untuk diketahui, kawasan penambangan intan di Kecamatan Cempaka terpilih sebagai satu Geosite yang akan didaftarkan sebagai Geosite dunia melalui UNESCO. (Dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya