Bupati Bersama Ketua DPRD Balangan Ikuti Seminar Pemenuhan Modal Inti BPD

Paringin, KP – Bupati Balangan H Abdul Hadi bersama Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan dengan didampingi Sekdakab H Sutikno mengikuti seminar yang mengambil tema “Pemenuhan Modal Inti BPD” Sesuai POJK Nomor 12 POJK. 03 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, bertempat di Grand Dafam Hotel Banjarbaru, Selasa (16/11/2021) kemarin.

Seperti yang disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, bahwa acara Pemenuhan Modal Inti BPD (Bank Kalsel, red) diharapkan dari pemaparan dan diskusi yang dilakukan saat ini dapat menjadi acuan dalam menyusun langkah-langkah strategis, untuk segera memenuhi dan melengkapi persyaratan kebutuhan modal inti Bank Kalsel yang diminta sebelum batas waktu yang diberikan.

“Upaya pemenuhan modal inti BPD Bank Kalsel sebesar 3 triliun yang harus tercapai paling lambat 31 Desember 2024,” ucapnya.

Diketahui bersama Bank Kalsel adalah bank milik pemerintah daerah yang didirikan dengan tujuan memberikan pelayanan sektor jasa keuangan kepada masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga kehadiran Bank Kalsel yang telah melayani lebih dari setengah abad, saya maknai yang sangat penting sebagai pilar penopang pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.

“Sangat disayangkan, jika BPD Bank Kalsel harus menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) jika pemenuhan modal tidak bisa tercapai sebelum 31 Desember 2024,” tegas paman Birin.

Berita Lainnya
1 dari 578

Jelasnya, sangat disayangkan jika bank milik orang banua tersebut harus kehilangan fungsinya atau bahkan harus dibekukan jika modal inti ini tidak terpenuhi.

“Pemerintah Provinsi Kalsel siap mendukung penuh pemenuhan modal ini. Namun tentunya memerlukan dukungan seluruh pihak,” imbuhnya.

Terpisah, Bupati Balangan H Abdul Hadi menyatakan siap mendukung pemenuhan modal inti BPD Bank Kalsel.

“Karena BPD Bank Kalsel adalah bank milik pemerintah daerah maka sudah sewajarnya kita Pemkab Balangan juga mendukung pemenuhan modal inti Bank Kalsel, bank nya orang banua,” ujar Abdul Hadi usai menghadiri seminar “Pemenuhan Modal Inti BPD” di Banjarbaru, Selasa kemarin.

Senada dengan bupati, Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan juga mengungkapkan, skenario yang baik adalah melalui APBD.

‘Kita juga bisa mengundang calon private investur dan rencana Bank Kalsel untuk melaksanakan IPO “initial public offering,” pungkasnya. (srd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya