Banjarbaru, KP – Puluhan ibu balita antusias ikuti pengabdian masyarakat bertema “Impelementasi E-Kalender MP-ASI sebagai Sarana Alternatif Pencegahan Wasting pada Balita”, di Kelurahan Guntung Payung.
Kegiatan ini digelar Tim Departemen Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran ULM, bertempat di Posyandu Cipatasi Guntung Manggis selama dua bulan.
“Esensinya guna mengurangi kejadian balita wasting (kurus),” kata Fahrini selaku kepala program, Minggu (7/11).
Dijelaskannya, program ini diberikan dalam bentuk kalender elektronik menu makanan pendamping (MP) ASI yang disajikan perhari, termasuk porsi, jenis dan waktu pemberiannya dalam siklus 10 hari selama 30 hari.
“Harapannya program ini dapat mengoptimalkan ketepatan pemberian MP-ASI, baik dari jenis, jumlah dan jam, sehingga kasus balita wasting dapat ditanggulahi bersama,” tandasnya.
Kegiatan ini diawali sosialisasi E-kalender MP-ASI secara luring pada 23 September 2021. Lalu pengukuran berat badan dan panjang badan balita, dibantu kader posyandu, juga dilakukan untuk data awal.
“Dilanjutkan implementasi menu sesuai jadwal serta monitoring,” tandasnya.
Monitoring dilakukan dengan cara ibu balita melaporkan sajian menu setiap hari selama program ini berlangsung. Pada akhir program dilakukan evaluasi meliputi keberhasilan, kemudahan, tantangan serta tindak lanjut e-kalender MP-ASI.
“Program pengabdian ini dilatarbelakangi hasil penelitian status gizi balita pada 2018 di Banjarbaru, yang menyatakan tentang prevalensi wasting pada balita sebanyak 9 persen pada 2018.
Hasil penelitian Dinas Kesehatan Kalsel ini juga menyatakan wilayah kerja Puskesmas Guntung Payung Landasan Ulin memiliki prevalensi wasting balita sebesar 72 persen. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Banjarbaru, prevalensi wasting di tahun 2018 wilayah kerja Puskesmas Guntung Payung tersebut melebihi prevalensi nasional
Esty selaku Ketua Posyandu sekaligus Ketua PKK setempat sangat berterimakasih kepada tim pelaksana dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. (wan/K-7)















