Drs Dahlan dikukuhkan sebagai Ketum PAW KONI Barito Kuala

Drs Dahlan dikukuhkan sebagai Ketum PAW KONI Batola 2018-2022, di aula KONI Kalsel di Banjarmasin, Kamis pagi (11/11/2021).

Banjarmasin, KP – Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Selatan, Mohammad Welny dan Sekretaris Umum KONI Kalsel, Enly Hadiyanor, mengukuhkan Drs Dahlan sebagai Ketua Umum Pengganti Antar Waktu (PAW) KONI Kabupaten Batola periode 2018-2022.

Pengukuhan dilaksanakan di Sekretariat KONI Kalsel, Kamis (11/11/2021) pagi. Ditandai dengan pembacaan SK Pengukuhan oleh Sekum KONI Kalsel, penyerahan pataka KONI dan penyematan pin KONI, oleh Waketum KONI HM Welny dan penandatanganan berita acara pengukuhan.

Drs Dahlan didaulat untuk melanjutkan kepemimpinan KONI Batola Masa Bakti 2018-2022, menggantikan ketua sebelumnya M Saleh yang mengundurkan diri karena menjabat sebagai Ketua DPRD Batola.

Usai dikukuhkan, Drs Dahlan mengatakan rasa senangnya, karena upacaranya bertepatan tanggal 11 dan bulan 11 (November). ‘’Mudah-mudahan ini menjadi pertanda bagus,’’ paparnya.

Menurut Dahlan, dia ditetapkan sebagai Ketua Umum PAW KONI kabupaten Batola pertanggal 1 Januari 2021 lalu. Dalam kurun waktu tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan, utamanya pembenahan organisasi dan administrasi.

Berita Lainnya
1 dari 517

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan evaluasi terhadap 36 Cabor. Hal ini sebagai upaya jelang keikutsertaan Batola di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di HSS tahun depan.

“Target kita di Porprov nanti masuk 5 besar. Karena di Tabalong kemarin kita berada di peringkat 7,” papar penggemar olahraga tennis lapangan ini.

Lebih lanjut, Drs Dahlan juga mengapresiasi progres positif pembinaan yang dilakukan sejauh ini. Sebagai bukti Batola berhasil mengirim kontingen terbanyak dari Kalimantan Selatan yang berpartisipasi pada ajang PON XX Papua lalu.

“Ada 22 atlet, 2 wasit, dan 1 pelatih. Sepanjang sejarah, adalah yang terbanyak,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kalsel, Enly Hadiyanor mengatakan, pengukuhan ini sejatinya dilakukan pada awal tahun lalu. Namun lantaran berbagai kendala seperti pandemi dan bencana banjir yang menerjang Banua, prosesi pengukuhan baru bisa dilaksanakan hari ini.

“Sebenarnya tidak ada sesuatu yang krusial, yang menyebabkan pengukuhan ini tertunda,” kata Enly. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya