Martapura, KP – Festival Budaya Banjar merupakan even untuk mengenalkan produk unggulan dari Kabupaten Banjar secara luas, tidak hanya di tingkat lokal, namun juga sampai ke level nasional.
“Saya mengusulkan tahun mendatang, sebelum digelarnya lomba, di upload dulu di media sosial dengan jumlah like terbanyak, sehingga bisa menentukan juaranya,” kata Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kalsel Wahyuni pada Festival Budaya Banjar tahun 2021, di halaman Kantor Bupati, Jumat (5/11).
Menurutnya, hal ini penting agar produk unggulan di Kabupaten Banjar dapat dikenal hingga keluar daerah. Orang akan penasaran kenapa satu produk banyak yang menyukai, tentu mereka akan mencari tahu.
“Sehingga nantinya produk yang dilombakan bisa masuk pada pasar ekspor Nasional,” jelasnya.
Dia menambahkan, dengan digelarnya lomba masak serba ikan, secara tidak langsung mengajak masyarakat untuk menggemari makan ikan.
Selain itu, juga mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha kuliner berbasis ikan.
“Semoga upaya yang menarik ini dapat memperkenalkan keanekaragaman masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat luas dan bisa mengurangi angka stunting, khususnya di Kabupaten Banjar,” harapnya.
Festival ini diselenggarakan TP PKK Banjar bersama Dharma Wanita Persatuan dan Pemkab setempat, dibuka Bupati H Saidi Mansyur, dihadiri Wakil Bupati H Said Idrus dan Ketua PKK Hj Nurgita Tiyas.
Festival ini sengaja digelar dengan pertimbangan tradisi Budaya Banjar mulai surut oleh kemajuan zaman. Kemudian, angka stunting di Kabupaten Banjar yang mencapai 20,2 persen serta serbuan kuliner asing yang sudah banyak dan sangat mudah dijumpai.
Sedangkan lomba yang digelar, yakni lomba kue tradisional, masak ikan dan produk unggulan, dengan peserta Dharma Wanita Unit SKPD, kader PKK kecamatan dan BUMD kecamatan, dengan juri kehormatan asal Banjarmasin Masterchef Agus Sasirangan. (wan/K-7)















