Kepala BNPB Telisik Banjir Kalteng

Palangka Raya, KP – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Majen.TNI. Suharyanto akui penyebab banjir di Kalteng khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan disebabkan menurunnya daya dukung kawasan.

Kedatangan Kepala BNPB selain menghadiri Rapat Koordinasi bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Walikoota Palangka Raya, Fairid Naparin terkait Penanganan Banjir di wilayah Provinsi Kalteng. Rapat digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, juga meninjau langsung kondisi lapangan Sabtu (20/11).

Rakor dipimpin Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Mayjen TNI Suharyanto. Kepala BNPB mengemukakan kunjungan kerjanya di Kalteng dalam rangka Koordinasi Penanganan Bencana Banjir di Wilayah Kalteng dan Peninjauan lokasi banjir di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau.

Mayjen TNI Suharyanto menyatakan akar permasalahan banjir di Kalteng adalah menurunnya daya dukung dan daya tampung lingkungan. Menurut dia, perlu waktu untuk memperbaiki lingkungan dengan melibatkan segenap komponen, Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media dan akademisi.

Berita Lainnya

Nopember 2021, Kalteng Inflasi 0,28 Persen

Raperda APBD Kalteng 2022 Disetujui

1 dari 1.003

Pada rakor itu Gubernur menyatakan terkait dukungan penanganan banjir di wilayah Kalteng baik jangka pendek dalam masa penanganan darurat saat ini maupun jangka Panjang untuk pengendalian banjir ke depannya.

Untuk penanganan jangka pendek, Gubernur mengharapkan dukungan dari Kepala BNPB agar berkenan membantu Kabupaten/Kota yang terdampak banjir saat ini dengan penguatan sarana prasarananya berupa perahu untuk evakuasi dan distribusi bantuan, tenda-tenda pengungsi, selimut dan makanan siap saji.

Selain itu, untuk penanganan jangka panjang, diharapkan juga Kepala BNPB berkenan mengkoordinasikan upaya pengendalian banjir di wilayah Kalteng, diantaranya yaitu membuat sudetan pada jalur Sungai Kahayan yang merupakan pertemuan dengan Sungai Rungan sehingga bisa mengurangi debit air yang masuk ke wilayah pemukiman Kota Palangka Raya.

Rakor dihadiri langsung, Wakil Gubernur Kalteng, Forkopimda Kalteng, Pj. Sekda Kalteng, Bupati Katingan, Bupati Pulang Pisau, serta Kepala Perangkat Daerah terkait. Juga turut dihadiri secara virtual oleh Kepala Daerah se-Kalteng. (drt/k-10).

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya